Prasetya Online

>

Berita UB

HMP Ajak Warga UB Peduli Air

Dikirim oleh prasetyaFT pada 24 Maret 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 49

IMG_4977
IMG_4977
Memperingati Hari Air Sedunia yang jatuh pada 22 Maret 2017 Himpunan Mahasiswa Teknik Pengairan (HMP) Fakultas Teknik (FT) Universitas Brawijaya (UB)  kembali menggelar kampanye peduli air. Setelah pawai di Alun-Alun Merdeka Kota Malang pada Minggu, (19/3/2017)lalu, kali ini pawai dan orasi dilakukan mengelilingi UB.

Dimulai di Lapangan Rektorat UB, empat maskot World Water Day (WWD) 2017 memimpin warga Teknik Pengairan menyuarakan tentang betapa pentingnya air dalam kehidupan manusia. Hal ini ditujukan untuk menarik perhatian masyarakat terhadap krisis air dan peduli akan pemborosan air. Pesan-pesan moral yang digaungkan dalam bentuk sorakan, puisi, dan orasi dapat terdengar di segenap penjuru UB.

Kerjasama Dual Degree FT dengan UTS Australia

Dikirim oleh prasetyaFT pada 24 Maret 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 42

UTS-FTUB
UTS-FTUB
Jurusan Teknik Pengairan Fakultas Teknik (FT) Universitas Brawijaya (UB) menjalin kerjasama Dual Degree dengan University of Technology Sydney (UTS), Kamis (23/3/2017).

"Tahun lalu UB sudah tanda tangan MoU dual degree in Master Program dengan UTS. Kali ini kami undang saudara-saudara untuk bergabung dalam program artikulasi di bidang Water Resources," kata International Liaison Officer UB for Australia  Prof Loekito saat membuka acara di Ruang Rapat lantai 3 Gedung Fakultas Teknik UB.

Dosen Teknik Pengairan Dr Ery Suhartanto, ST, MT, mengatakan dengan program dual degree  mahasiswa dapat memperoleh dua gelar dengan study selama dua semester di UB dan dua semester di UTS. Perwakilan UTS yang diwakili oleh International Pathways Manager Liz Treacy Bascunan,  memberikan gambaran singkat tentang UTS dan apa-apa yang ditawarkan.

Tim Tahu Telor UB Ciptakan Aplikasi TOBAGO Untuk Panggil Pedagang Keliling

Dikirim oleh prasetyaPTIIK pada 23 Maret 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 53

Tim Tahu Telor
Tim Tahu Telor
Indonesia adalah salah satu negara di dunia yang penduduknya memiliki mata pencarian sebagai pedagang keliling, mulai dari menjajakan makanan, produk rumah tangga hingga jasa perbaikan barang. Meski demikian hingga saat ini belum ada sistem yang dapat mendukung untuk meningkatkan pemasaran pedagang keliling tersebut. Untuk itu tiga mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) yang menamakan dirinya Tim Tahu Telor membuat sebuah aplikasi yang dapat mendukung pemasaran pedagang keliling dengan nama Toko Bergerak Online atau disingkat TOBAGO. Mereka bertiga adalah mahasiswa Program Studi Teknik Informatika angkatan 2014, yaitu Defara Fikry Akmal (Project Manager), Aditya Wisnu Jati Kusumo (User Experience Designer/UXD) dan Ahmad Kamil Almasyhur (Programmer).

Fikry mengatakan pedagang keliling memiliki banyak kendala dalam memasarkan dagangannya. Sering kali karena pedagang keliling tidak memiliki tempat usaha yang tetap maka konsumen yang ingin membeli dagangan atau membutuhkan jasa pedagang keliling akan sulit untuk mencari dan menemukannya. Untuk menyelesaikan masalah tersebut maka TOBAGO dirancang memiliki tiga fitur.

Tabir Surya Alami berbahan Rambut Jagung karya Dosen FTP

Dikirim oleh prasetyaftp pada 23 Maret 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 132

Dosen FTP UB Rosalina Ariesta Laeliocattleya, S.Si. M.Si.
Dosen FTP UB Rosalina Ariesta Laeliocattleya, S.Si. M.Si.
Melimpahnya limbah rambut jagung tanpa pengolahan yang memadai menginspirasi salah satu dosen jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB), Rosalina Ariesta Laeliocattleya, S.Si. M.Si. memanfaatkannya sebagai tabir surya.

Dipaparkan Rosalina yang merupakan dosen Kimia Dasar, Kimia Pangan dan Biokimia bahwa kandungan nutrisi rambut jagung mampu melindungi kulit dari paparan matahari dengan perlindungan sebesar SPF 25 sehingga sangat potensial dikembangkan lebih lanjut sebagai tabir surya alami.

LignoFlava, Alternatif Vanila Pod dari Limbah Pertanian

Dikirim oleh vicky.nurw pada 23 Maret 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 81

LignoFlava
LignoFlava
Vanilin merupakan senyawa fenolik yang dihasilkan dari tumbuhan vanila. Harga vanila berbentuk bubuk di pasaran masih sangat tinggi, mengingat ekstrak ini sangat banyak digunakan untuk kebutuhan kuliner dan kosmetik. Sebagai gantinya, empat orang mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya menemukan bahan alternatif yang dibuat dari limbah pertanian, seperti serabut kelapa, jerami dan kulit kakao.