Prasetya Online

>

Berita UB

Kuliah Tamu Polusi Logam Berat di Tanah Pertambangan dari Tohoku University Jepang

Dikirim oleh prasetyaftp pada 22 Februari 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 236

Prof. Noriyashi Tsuchiya dari Graduate School of Environmental Studies, Tohoku University Jepang
Prof. Noriyashi Tsuchiya dari Graduate School of Environmental Studies, Tohoku University Jepang
Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya menyelenggarakan kuliah tamu bertema “Heavy Metal and Arsenic Pollution and Risk Assesment of Soil in Mining Area,” Kamis (21/02/2019) di Aula FTP lantai II. Menghadirkan Prof. Noriyashi Tsuchiya dari Graduate School of Environmental Studies, Tohoku University – Jepang, kuliah tamu yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dipadati sekitar 200 mahasiswa Teknik Lingkungan jurusan Keteknikan Pertanian.

Dalam paparannya Prof. Noriyashi Tsuchiya menjelaskan bahwa polusi tanah akibat logam berat sangat berbahaya bagi kesehatan lingkungan. Tidak saja bagi manusia namun juga bagi tanaman dan hewan. Buah dan sayuran yang ditanam di area tercemar dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius bila dikonsumsi manusia dan hewan. Selain itu, tanah yang tercampur logam berat juga dapat mengganggu kesuburan tanaman.

FILKOM UB dan Abundent Sdn Bhd Tingkatkan SDM di Bidang IT

Dikirim oleh dinaoktavia pada 21 Februari 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 53

Pemotongan Pita Perwakilan Abundent, Wakil Dekan II FILKOM Dan Ketua Jurusan Teknik Informatika FILKOM
Pemotongan Pita Perwakilan Abundent, Wakil Dekan II FILKOM Dan Ketua Jurusan Teknik Informatika FILKOM
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (Filkom UB) bekerjasama dengan salah satu perusahaan IT Malaysia Abundent Sdn Bhd meningkatkan kemampuan masyarakat Indoesia di bidang teknologi informasi. Upaya tersebut tertuang dalam sebuah program bernama Digital Talent. Program Digital Telant merupakan kerjasama kedua belah pihak yang diresmikan pada Kamis (21/4/2019).

CEO Abundent Sdn Bhd Dinar Hana Sadriyantien Wahyuni, ST., MT. mengatakan bahwa program training Digital Talent ini rencananya akan dilaksanakan secara terstruktur dan sistematis. Training yang diselenggarakan akan berfokus kepada tema Digital Transformation, yaitu Machine Learning dan Data Science sebagai salah satu konsekuensi Revolusi Industri 4.0 di era ini.

Training akan diselenggarakan selama setahun ke depan dan akan dimulai sejak bulan Maret 2019.

Ketua Jurusan Teknik Informatika FILKOM UB Tri Astoto Kurniawan, S.T, M.T, Ph.D mengatakan pelatihan akan diadakan dua hingga tiga kali dalam setiap bulan.

FTP Jalin Kerjasama dengan Mioridairy

Dikirim oleh prasetyaftp pada 20 Februari 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 415

Dekan FTP UB (kiri) Melakukan Penandatanganan Kerjasama
Dekan FTP UB (kiri) Melakukan Penandatanganan Kerjasama
Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB), Dr. Ir. Imam Santoso, MP. menandatangani nota kesepahaman bersama (Memorandum of Understanding) dengan Direktur PT. Mioridairy Indo Produk, Agus Soewandi di Ruang Sidang FTP lantai 8, Rabu (20/02/2019).

Kedua belah pihak sepakat mengadakan kerja sama dibidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta peningkatan kualitas sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya.

Dalam sambutannya Dekan FTP, Dr. Ir. Imam Santoso menjelaskan saat ini FTP memiliki 10 guru besar, ini merupakan potensi yang besar untuk melaksanakan kerjasama akademik, penelitian ataupun pengabdian masyarakat. Bagi fakultas, semakin banyak instansi yang berkolaborasi, akan semakin terbuka peluang untuk mengaktualisasi keilmuan kita. Terutama saat ini kita sedang getol-getolnya membangun kerjasama dengan pihak luar dalam rangka meningkatkan implementasi keilmuan karena saat ini disinyalir riset untuk riset. Kita akan dorong guru besar semakin banyak dimasa depan agar makin bermanfaat bagi masyarakat sekitar," paparnya.

Disertasi Nina Handayani

Dikirim oleh oky_dian pada 20 Februari 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 157

Nina Handayani, dr.SpM.(K)
Nina Handayani, dr.SpM.(K)
Diabetes Melitus merupakan salah satu faktor resiko terjadinya katarak. Katarak merupakan kekeruhan pada lensa mata yang menyebabkan penurunan penglihatan dan menjadi penyebab utama kebutaan di dunia. Beberapa jalur patogenesis yang dianggap berperan terhadap munculnya katarak pada kondisi diabetes adalah jalur polyol  atau jalur aldosa reduktase dan sorbitol, teori glikasi non enzimatik, stress oksidatif , Unfolding Protein Response (UPR), maupun jalur apoptosis. Jalur polyol akan mengaktivasi terjadinya stress oksidatif dan kondisi hiperglikemia yang akan meningkatkan terjadinya glikosilasi protein dan pembaentukan radikal bebas. Stress oksidatif dapat memicu terbentuknya UPR dan akan menyebabkan penurunan antioksidan glutathione serta semakin meningkatnya terbentuknya Reactive Oxygen Species (ROS).

Hal ini disampaikan Nina Handayani, dr.SpM.(K) dalam ujian akhir disertasi Program  Doktor Ilmu Kedokteran  Bidang Minat Biomedik Program Pasca Sarjana  Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) yang berjudul "Pengaruh Pemberian Glutathione Tereduksi  (GSH) dan Niasin Terhadap Pencegahan Katarak Pada Keadaan Glukosa Tinggi (Kajian Pada Reactive Oxigen Spesies (ROS), Unfolding Protein Response (UPR), Advanced Glycation End Product (AGEs) dan Polimerisasi α Kristalin : Studi In Vitro) di Auditorium Gedung A Pusat Pendidikan FKUB pada (19/02)".

Dengan dihadiri Dekan FKUB Dr.dr. Wisnu Barlianto,MSi.Med.,SPA.(K) dan  majelis penguji yang terdiri dari Prof Dr.dr Achmad Rudijanto,SpPD.,KEMD (promotor), dr. Hidayat Sujuti, M.Sc.,Ph.D.,SpM (Ko-Promotor 1), Dr.drg Nur Permatasari M.Kes  (Ko-Promotor 2), Dr.dr. Retty Ratnawati, M.Sc (Penguji-1), Dr.dr RR. Tinny Endang Hernowati, SpPK (Pengujian-2), serta Prof.dr. Tjahjono Darmito Gondhowiardjo, SpM (K), Ph.D (Penguji tamu).

Penerima Bidikmisi Kuota Tambahan dan Alokasi Khusus Tahun 2018 Tandatangani Kontrak

Dikirim oleh ireneparamita pada 20 Februari 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 159

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Memberikan Arahan kepada Penerima Bidikmisi
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Memberikan Arahan kepada Penerima Bidikmisi
Sebanyak 334 mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) penerima Beasiswa Bidikmisi Tahun 2018 menandatangani kontrak perjanjian, Selasa (12/2/2019), di Gedung Widyaloka. Penerima kali ini merupakan penerima Bidikmisi Kuota Tambahan dan Alokasi Khusus Tahun 2018, dimana sebelumnya sebanyak 956 penerima bidikmisi 2018 sudah menandatangani kontrak.

Kegiatan ini dirangkai dengan Workshop Peningkatan Prestasi Akademik dan Non Akademik yang dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Dr. Drs. Abdul Hakim, M.Si dan Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Drs. Slamet Kusnadi, M.Si.

Disampaikan Prof. Dr. Drs. Abdul Hakim, M.Si, mahasiswa penerima bidikmisi diharapkan dapat lulus tepat waktu, karena beasiswa diberikan selama delapan semester. Untuk itu Ia menuturkan, salah satu kiat lulus tepat waktu adalah memiliki kelompok belajar. "Cukup 3 atau 4 orang berkumpul, belajar bersama, berlatih mengerjakan soal-soal ujian berbagai mata kuliah tahun-tahun sebelumnya. Juga perlu ada grup WA untuk penerima bidikmisi, agar dapat saling membantu jika ada kesulitan," paparnya.