Prasetya Online

>

Berita UB

DWP UB Berbagi di Bulan Ramadhan

Dikirim oleh oky_dian pada 22 Mei 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 71

Ketua DWP UB Sri Winarsih Nuhfil Saat Memberikan Bingkisan
Ketua DWP UB Sri Winarsih Nuhfil Saat Memberikan Bingkisan
Bulan ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Hal tersebut mendorong Dharma Wanita Persatuan Universitas Brawijaya (DWP UB) melaksanakan bakti sosial secara rutin pada bulan Ramadhan. 

DWP UB melaksanakan bakti sosial pada Rabu (22/5/2019) di lantai dasar Gedung Widyaloka.

Ketua DWP UB Sri Winarsih Nuhfil dalam sambutannya mengatakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di bulan ramadhan bernama program bakti sosial.

"Kami membagikan sembako kepada bapak-bapak semua seperti biasanya,  hanya itu yang bisa kami berikan mudah mudahan bermanfaat jangan dilihat dari nilainya tapi dari perhatian ibu-ibu DWP UB kepada bapak-bapak semua,"katanya.

Disisi lain Sudarminto selaku Ketua Bidang Sosial Budaya (Sosbud) DWP UB menjelaskan pada bakti sosial kali ini, DWP UB memberikan sebanyak 390 paket sembako yang terdiri atas beras, gula, minyak goreng, biskuit, dan teh yang dibagikan kepada penerima secara intern UB meliputi cleaning servis,  operator,  kebersihan, pengurus masjid, supir, keamanan, sekretariat kantin, penjaga gedung, serta juru parkir. (Kirana/Vida/Humas UB)

Peran IT Auditor Dalam Menyukseskan Good Corporate Governance

Dikirim oleh dinaoktavia pada 21 Mei 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 100

Aresto Bersama Dosen JSI FILKOM
Aresto Bersama Dosen JSI FILKOM
Dalam upayanya memberikan wawasan yang luas tentang berbagai profesi usai menyelesaikan studi di bidang Information Technology (IT), Jurusan Sistem Informasi (JSI), Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya mengundang profesional auditor IT untuk berbagi ilmu pada Jumat (10/5/2019). 

Dia adalah Aresto Yudo Sujono, CISA, CGEIT, seorang profesional yang berpengalaman lebih dari 12 tahun di bidang audit IT, Manajemen Resiko IT dan Tata Kelola IT. Aresto dipercaya menjadi pembicara dalam kuliah tamu dengan topik "Peran IT Auditor dalam Menyukseskan Good Corporate Governance".

Kegiatan ini diselenggarakan di ruang multimedia, gedung F lantai 12 FILKOM UB yang dihadiri 360 mahasiswa JSI yang sedang menempuh mata kuliah Evaluasi dan Audit Sistem Informasi.Aresto menjelaskan ada beberapa hal yang mendasari mengapa IT auditing penting dilakukan.  

Pertama dengan adanya IT auditing akan bisa mendorong penghematan biaya dan meningkatkan pertumbuhan bisnis dengan transformasi. 

Transformasi yang dimaksud adalah transformasi dari sistem tradisional ke arah digital bisnis yang lebih efisien, efektif, profesional dan berdaya saing tinggi. 

Selain itu, IT auditing juga dapat membantu mengelola jenis resiko yang mampu mengatasi aturan-aturan kompleks yang dihadapi perusahaan.Lingkup audit IT disampaikan oleh Aresto dibagi menjadi dua, yaitu IT General Control dan IT Application Control.

FPIK UB akan selenggarakan ICoSAR

Dikirim oleh siti-rahma pada 21 Mei 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 214

International Conference On Sustainable Aquatic and Resources (ICoSAR) pada 27 – 28 Agustus 2019
International Conference On Sustainable Aquatic and Resources (ICoSAR) pada 27 – 28 Agustus 2019

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya akan menyelenggarakan International Conference On Sustainable Aquatic and Resources (ICoSAR) pada 27 - 28 Agustus 2019 di Malang. Konferensi ini akan menghadirkan 4 keynote speaker yakni Prof. Soottawatt Benjakul,P.hD (Universitas Prince of Songkla, Thailand); Prof. Sukoso,PhD (BPJPH Kemenag RI); Prof. Ts. Sharifudin.Md. Shaarani (Universitas Sabah Malaysia); Dr. Yuki Tsuchiya (Universitas Nihon, Jepang).

Praktisi Jepang Berbagi Ilmu Pengembangan Media Edukasi dan Project Mapping

Dikirim oleh dinaoktavia pada 20 Mei 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 205

Michiyuki Ishita
Michiyuki Ishita
Dua orang praktisi asal Jepang hadir di Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya (FILKOM UB) untuk berbagi pengetahuan serta pengalamannya berkecimpung dalam dunia pengembangan media edukasi untuk anak dan project mapping, Selasa (7/5/2019) . 

Mereka adalah Kiichiro Muto pendiri Global Coding Inc. Japan dan Mirai Education Project serta Michiyuki Ishita yang tergabung dalam Projection Mapping Association of Japan. 

Keduanya dipercaya sebagai pemateri dalam kegiatan “Special Guest Lecture: Technology and Digital Media to Enhance Teaching and Learning” yang dilaksanakan di ruang multimedia, gedung F lantai 12 FILKOM UB.

Ketua Pelaksana Kegiatan Admaja Dwi Herlambang, S.Pd., M.Pd. mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa Jurusan Sistem Informasi (JSI). 

Selain itu juga untuk memperjelas arah keilmuan di bidang teknologi dan digital media dalam pembelajaran.

“Harapannya dari kegiatan ini bisa meningkatkan motivasi civitas akademika JSI FILKOM UB untuk menghasilkan produk teknologi dan digital media yang bermutu dan layak jual,” ujar Herlambang.

Pada sesi pertama Kiichiro Muto menyampaikan pengalamannya dalam mengembangkan Mirai, perusahaan aplikasi edukasi yang kini produknya sudah merajai app store. Adapun produknya yang paling banyak diminati adalah aplikasi tuntunan membuat origami dan aplikasi untuk belajar menulis aksara Jepang (hiragana, katakana dan kanji).

Wagub Jatim dan UB Diskusi Tentang Penguatan Pertanian Lokal Bagi Pembangunan Jatim

Dikirim oleh oky_dian pada 20 Mei 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 267


Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak berdikusi bersama rektor, wakil rektor, dan dekan- dekan fakultas di UB tentang permasalahan yang dihadapi dalam dunia pertanian, Jumat (17/5/2019).
Ada beberapa permasalahan yang dihadapi para petani lokal dalam bidang pemasaran antara lain faktor kelembagaan dan demand creator.

Dalam bidang kelembagaan, permasalahan yang dihadapi petani antara lain pendampingan pihak ketiga dalam memasarkan produknya.
Rektor UB Prof.Dr. Ir. nuhfil Hanani mengatakan mimpi yang saat ini belum terwujud adalah bagaimana Jawa Timur bisa menjadi pusat agroindustri dan agrobisnis Asia Tenggara.
Melalui diskusi tersebut, Emil memberikan solusi bahwa itu bisa dilakukan dengan strategi intervensi pangan.
"Kita bisa mencontoh Jepang. Jepang kita lihat GDP nya tinggi. Namun ekspor impornya sedikit. Mobil-mobil seperti Honda onderdilnya dibuat di Indonesia namun mesinnya dibuat di Jepang. Itu yang bisa kita contoh. Jika Jawa Timur tidak punya lahan untuk menanam maka bisa melakukan ekspansi tanah di luar Jawa tapi pusatnya atau kepemilikannya tetap di Jawa Timur," katanya.
Dalam diskusi tersebut Emil juga memberikan saran agar para petani bisa memaksimalkan penggunaan teknologi untuk memasarkan hasil pertanyannya.

Dia mencontohkan perusahaan Finna yang awalnya memproduksi kerupuk udang saat ini mampu memanfaatkan cabai dengan menghasilkan sambel siap pakai.
"Finna mampu memanfaatkan peluang harga cabai di saat harganya melonjak tinggi. Dia menjual sambel siap pakai dalam bentuk toples yang bisa dinikmati kapan saja meskipun saat itu hasil panen cabe memburuk," katanya.
Sehingga tidak hanya perilaku sumberdaya manusianya yang perlu dirubah tapi juga keberanian dalam melakukan sebuah konversi produk dengan memanfaatkan teknologi.