UB Tuan Rumah The 3rd ICoASHE

Assoc. Prof. Iyra Buenrostro-Cabbab, Ph.D dari School of Library and Information Studies, University of the Philippines

Universitas Brawijaya (UB) menjadi tuan rumah The 3rd International Conference on Archives, Social Science, Humanities and Education (IC0ASHE) 2021. Kegiatan yang diselenggarakan secara daring ini digelar selama dua hari, Rabu-Kamis (27-28/10/2021), dengan mengangkat tema “Digital and Information Governance: Strategic Roles, Challenges and Current Innovations in Higher Education”.

Konferensi internasional ini merupakan program rutin tahunan yang digelar oleh Perkumpulan Arsip Perguruan Tinggi Indonesia (PAPTI), di mana UB baru bergabung menjadi anggota pada tahun 2020.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. drh. Aulanni’am, DES saat membuka acara menyampaikan kegembiraan atas kesempatan UB menjadi tuan rumah pada usia keanggotaan yang masih tergolong muda ini.

“Kami merasa terhormat karena dipercaya menjadi tuan rumah pada tahun kedua kami menjadi anggota PAPTI. Kami harap konferensi ini dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan mengenai kearsipan, ilmu sosial, humaniora, dan pendidikan,” katanya.

Perguruan tinggi yang besar, menurut Prof. Aul tidak hanya dilihat dari tingginya ranking, megahnya gedung, atau fasilitas yang mumpuni, tetapi juga pengelolaan arsip yang baik.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. drh. Aulanni’am, DES

“UB sudah tiga kali mendapat predikat sebagai Perguruan Tinggi Negeri Informatif dari Komisi Informasi Pusat (KIP). Ini merupakan salah satu bukti bahwa perguruan tinggi akan kuat dengan pengelolaan arsip yang baik. Semoga acara ini menjadi sarana belajar untuk mencapai pengelolaan kearsipan yang lebih baik lagi,” katanya.

Pengelolaan arsip yang baik, dikatakan Kepala ANRI Drs. Imam Gunarto, M.Hum memerlukan SDM yang cerdas, kuat, dan responsif terhadap perubahan zaman dan perkembangan teknologi. “Untuk itu dengan konferensi ini diharapkan bisa menjadi wadah transfer informasi teknologi kearsipan yang dapat bermanfaat untuk mengembangkan SDM arsiparis yang profesional dan kompeten,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua PAPTI Prof. Dr. Nandang Alamsah Delianoor, SH., M.Hum berharap output dari kegiatan ini adalah prosiding internasional yang memiliki ISSN, jurnal terindeks Scopus atau jurnal nasional yang terindeks sesuai tema kegiatan.

Ketua Pelaksana Dr. Hamidah Nayati Utami, S.Sos., M.Si melaporkan, kegiatan ICoASHE merupakan sarana diseminasi dan publikasi karya ilmiah para akademisi dan praktisi kearsipan pada forum internasional. Selain itu juga sebagai sarana silaturahmi para perguruan tinggi penyelenggara kearsipan dengan institusi pembinanya yaitu ANRI.

Prof. Charles Jeurgens dari University van Amsterdam

Kegiatan ini mengundang akademisi dan praktisi dari berbagai bidang yang terkait dengan Arsip, Ilmu Sosial, Humaniora, dan Pendidikan dari dalam dan luar negeri. Di antaranya, Prof. Charles Jeurgens dari University van Amsterdam, The Netherlands, Assoc. Prof. Wan Satirah Wan Mohd. Saman, Ph.D dari Faculty of Information Management, UiTM Malaysia, Assoc. Prof. Iyra Buenrostro-Cabbab, Ph.D dari School of Library and Information Studies, University of the Philippines, Drs. Sumrahyadi, MIMS dari ANRI, Prof. Dr. Ahmad Najib Burhani, M.A Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora Badan Riset dan Inovasi Nasional, dan Dr. Hamidah Nayati Utami, S.Sos., M.Si dari UB.

Di UB, acara ini menjadi rangkaian kegiatan Dies Natalis UB ke-59. Konferensi ini diselenggarakan yang ketiga kalinya. Sebelumnya ICoASHE diselenggarakan di USU (2018), dan di Unair (2019). Setelah konferensi ICoASHE, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Nasional PAPTI yang diadakan secara hybrid pada Jumat (29/10/2021). [Irene]