UB Tingkatkan Kepemimpinan yang Melayani

Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P.

Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Brawijaya (UB) melaksanakan Webinar Servann Leadership Berbasis Standart Pelayanan Prima dan Inovasi Flexible Work Space, Selasa (31/8/2021). Kegiatan dilaksanakan secara daring menggunakan aplikasi Zoom.

Hadir sebagai pemateri adalah Sekretaris Jendral Pendidikan Tinggi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Perwakilan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Dalam sambutannya Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MS menyampaikan UB harus membiasakan bekerja dengan cepat, tepat dan efisien.

Pelayanan prima harus terus ditingkatkan agar seluruh pengguna UB mendapatkan kepuasan.

Pelayanan prima yang dimaksud disertai dengan kepemimpinannan yang melayani atau leadership servant. Hal tersebut sebagai upaya UB menyongsong PTNBH dan Revolusi Industri 4.0.

“UB harus membiasakan bekerja dengan cepat, tepat dan efisien. Seluruh personil di UB harus bekerja secara prima dengan konsep kepemimpinan yang melayani. Semua aktivitas yang dilaksanakan sebagai upaya memuaskan seluruh pengguna UB. Harapanya UB mampu bekerja dan berkembang secara maksimal di era Revolusi Industri 4.0 dan meyambut UB sebagai PTNBH,” kata Nuhfil.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud RI Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P. menjelaskan UB saat ini menjalankan Hybrid workplace di masa Pandemi COVID-19.

“UB seharusnya sudah berada pada fase 4 (soft open), fase 5 (open with restriction), dan fase 6 (Open) . Namun meskipun begitu resistensi pasti tetap terjadi. Sebagian karyawan, mahasiswa, dan masyarakat umum akan tetap menuntut fleksibilitas pembelajaran/pelayanan seperti saat sepenuhnya online dimasa pandemi,”kata Paris.

Oleh karena itu dalam fleksibilitas pelayanan atau pembelajaran siapa saja dimana saja dan kapan pun harus tetap kerja kerja dan kerja. Keputusan terkait hal tersebut, menurut Paris saat ini sedang disusun menjadi Kepdirjen dan akan diterapkan di semua perguruan tinggi. (PON/Humas UB).