UB Buka 14 Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan

SIARAN PERS
16 Agustus 2021
Nomor 89/VIII/2021

 

Universitas Brawijaya (UB) membuka Unit Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan (ULTKSP) di 14 arsitektur, tujuan untuk melayani mahasiswa yang menjadi korban kekerasan seksual dan atau perundungan.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Dr. Abdul Hakim , M.Si. mengatakan layanan yang dilakukan meliputi pelayanan awal dan pelayanan lanjutan.

“Saat ini sudah beroperasi, dan beberapa bahkan menerima kasus,” kata Hakim.

Sebanyak 14 Fakultas yang memiliki ULTKSP masing-masing FTP, FH, FIA, FT, FISIP, Fapet, FKG, FIB, FP, MIPA, Filkom, Vokasi, PSDKU Kediri, dan FK .

Staf Ahli WR III Arif Zainudin, SH, M.Hum menambahkan jika nantinya korban akan mendukung hingga ke ranah hukum maka pelayanan akan sepenuhnya diserahkan ke pihak kepolisian.

“ULTKSP ini membatasi konsultasi antara korban dan pelakunya jika laporannya ditingkatkan sampai ke ranah hukum maka sudah menjadi tanggung jawab kepolisian. Jika korban tidak ingin kasusnya ditingkatkan ke ranah hukum maka pelaku saja bisa dikenai sanksi berupa skoring tergantung dari tim etik ULTKSP kode akademiknya,” kata Arif.

Sementara itu di FILKOM sendiri unit yang menangani permasalahan mahasiswa seperti kekerasan seksual dan perundungan sudah berdiri sejak delapan tahun yang lalu.

Wakil Dekan III FILKOM Drs. Muh. ARIF Rahman, M.Kom menjelaskan di FILKOM sendiri pada tahun 2012 telah berdiri unit konseling yang membantu mahasiswa mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan kesulitan belajar, problem komunikasi, problem bullying, problem bullying, hingga kekerasan. Hingga di tahun 2021 berubah menjadi ULTKSP.

“Jadi jauh sebelum ada himbauan adanya lembaga tersebut Filkom sudah menangani hal-hal tersebut. Data-data statistik yang ditangani unit berkaitan selalu dilaporkan setiap tahun untuk diambil tindakan perbaikan,” kata Arif.

Saat ini ketika ULTKSP sudah berdiri di FILKOM, Arif mengatakan struktur organisasinya ada ketua dan tenaga pendukung yang semuanya berkompeten di bidang psikologi.

ULTKSP didirikan untuk mendukung Peraturan Rektor nomor 70 tahun 2020 yang melindungi seluruh sivitas akademika dari tindak kekerasan seksual dan perundungan.

Ada tiga hal yang terbitnya peraturan rektor ini sebagi upaya pencegahan maupun antisipasi terhadap terjadinya kasus kekerasan seksual dan perundungan yang di lingkungan Universitas Brawijaya. (OKY/Humas UB)

Contact Person:
Kotok Gurito, S.E.
Kepala Humas UB
+62815-5551-110

Website        :   prasetya.ub.ac.id
Instagram    :   @univ.brawijaya
Twitter          :   @UB_Official
Facebook     :   @Universitas.Brawijaya.Official