UB Berangkatkan 20 Mahasiswa Ekspedisi ke Aceh Singkil dan Sulawesi Tenggara

Tim Desa Marga Karya, Kecamatan Kulisusu Barat, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara

Universitas Brawijaya (UB) melepas 20 mahasiswa untuk mengikuti program Ekspedisi Brawijaya, Jumat (6/10/2023). Mereka terbagi dalam dua tim. Tim pertama akan melakukan ekspedisi di Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, dan tim kedua ke Desa Marga Karya, Kecamatan Kulisusu Barat, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara.

Koordinator Program Ekspedisi Brawijaya Syariful Muttaqin, S.Pd., M.A., Ph.D menyampaikan, Ekspedisi Brawijaya merupakan program Global Academic Engagement (GAE) UB untuk mengirim mahasiswa melakukan kegiatan pengabdian masyarakat ke wilayah Terdepan dan Terluar Indonesia. Kedua tim tersebut merupakan tim pionir kegiatan ini.

Mahasiswa tersebut terpilih berdasarkan tahapan seleksi administrasi dan wawancara. Dari total 79 peserta, diseleksi hingga didapatkan 20 peserta dari semua fakultas.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, M.P berpesan agar para mahasiswa dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik mungkin serta menjaga nama baik UB.

“Saat ini kita sedang membangun aktivitas bernuansa sustainability atau keberlanjutan, baik dalam hal pembangunan SDM, peternakan, perikanan, dan semua bidang. Untuk itu diharapkan dengan kegiatan ini mahasiswa UB dapat berperan dalam keberlanjutan pembangunan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar,” kata Imam.

Tim Aceh Singkil berangkat Minggu (8/10/2023), sedangkan tim Sulawesi Tenggara berangkat pada Jumat, (13/10/2023). Mereka akan berada di lokasi selama 14 hari. Masing-masing tim didampingi oleh dosen pendamping di awal pelaksanaan program, yakni Eko Nugroho, S.Pt., M.Sc., Ph.D, dan Syariful Muttaqin, S.Pd., M.A., Ph.D. Sebelum keberangkatan, masing-masing tim telah menyusun program kegiatan yang akan dilakukan di masing-masing lokasi.

Tim Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh

Ketua Tim Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh Shalsabila Aisya Ratnaningtyas memaparkan program kegiatan yang akan dilakukan antara lain, peningkatan pemahaman akan potensi pariwisata lokal yang berkualitas dan ramah syariah (halal), inovasi produk olahan baru yang dapat meningkatkan nilai ekonomi hasil perikanan masyarakat sekitar, menumbuhkan dan meningkatkan minat baca anak sejak usia dini, edukasi kepada pengunjung pantai terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar, serta dokumentasi bawah laut yang diharapkan dapat menjadi daya tarik lebih untuk kegiatan turis yang akan datang ke Pulau Banyak dan berpotensi meningkatkan nilai pariwisata serta ekonomi.

Sementara itu Ketua Tim Desa Marga Karya, Kecamatan Kulisusu Barat, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara Afiefa Ningrum Agiskha Putri menjelasakan, akan melakukan program kerja meliputi divisi pendidikan, pertanian, dan peternakan.

“Pada bidang pendidikan, kegiatan yang akan kami lakukan yakni Fun Learning Activities dan Klinik Karir untuk membantu individu dalam mengembangkan keterampilan dan persiapan karir pasca kelulusan sekolah melalui identifikasi minat dan bakat masing masing individu,” jelas mahasiswi FEB ini.

Pada divisi pertanian, ia menyampaikan akan melakukan penyuluhan pertanian dan sosialisasi peta kondisi lahan dan pembuatan biosaka dan pembuatan hidroponik, serta pada divisi peternakan akan dilakukan penyuluhan pakan ternak, kunjungan ke peternakan sekaligus sosialisasi mengenai penyakit dan biosecurity pada ternak, dan penanaman hijauan pakan ternak. [Irene]

Koordinator Program Ekspedisi Brawijaya Syariful Muttaqin, S.Pd., M.A., Ph.D dan Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, M.P