UB Berada di Posisi 8 Indonesia

Rektor UB Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani, A.R., M.S

Universitas Brawijaya (UB) berada di posisi 8 perguruan tinggi klaster 1 Indonesia. Peringkat ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu.

Rektor UB Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani, A.R., M.S., menjelaskan sesuai dengan indikator penilaian yaitu input, proses, output, dan outcome, posisi UB pada Perguruan Tinggi klaster 1 sama dengan Universitas Hasanudin di nilai total 3, 161.

Nuhfil menjelaskan, bahwa pada segi input UB memang kalah dari Unhas. Sebaliknya pada segi proses, output, dan outcome berada di posisi 5,6, dan 8.

“UB punya kelemahan dari segi inputnya, seperti jumlah dosen berpendidikan S3 dan jumlah dosen dengan jabatan Lektor kepala. Oleh karena itu, saya menghimbau bagi para dosen yang belum doktor bisa segera sekolah lagi, yang pangkatnya masih dibawah Lektor Kepala harus segera diurus, dan jumlah Profesor harus segera diperbanyak,” kata Nuhfil.

Nuhfil juga mengatakan, bahwa indikator input membutuhkan waktu yang tidak singkat, terutama bagi dosen yang mengambil program belajar lagi.

“Kita menyekolahkan dosen paling cepet selesai tiga tahun. Tapi hal ini akan terus kita upayakan agar peringkat UB bisa mengalami kenaikan,” katanya.

Atas prestasi tersebut, Nuhfil mengucapkan terimakasih atas kerjasama seluruh pihak terutama dosen dan tenaga kependidikan.

“Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan. Dari 5000 perguruan tinggi di Indonesia, 15 ada di klaster 1 dan UB posisi 8,” kata Nuhfil.

Sementara itu, naiknya peringkat UB membawa dampak besar terutama dalam segi prestige atau image di masyarakat.

Wakil Rektor I bidang Akademik Prof. Dr. Aulani’am, drh., D.E.S menjelaskan posisi UB saat ini menunjukkan kualitasnya dalam mendidik mahasiswa.

“Melalui peringkat yang diperoleh UB saat ini, masyarakat bisa melihat bahwa universitas kita berkualitas khususnya dalam hal ini adanya seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri. Sehingga UB akan menjadi tempat favorit belajar di PT,” katanya.

Nuhfil dan Aul berharap bahwa kekompakkan antar civitas akademika bisa tetap dijaga agar bisa terus menaikkan peringkat UB baik di tingkat nasional maupun internasional. [OD/Humas UB].