Tim PPTTG UB Kenalkan Teknologi Pengasapan Ke Nelayan Sendang Biru

Moreno Soeprapto (Baju Coklat)

Tim PPTTG (Program Penerapan Teknologi Tepat Guna) Universitas Brawijaya (UB) memberikan pengarahan bagi masyarakat nelayan Sendang Biru berupa pekerjaan alternatif yang bisa dikerjakan apabila para nelayan tidak bisa melaut.

Pengarahan dilakukan dalam bentuk workshop pengenalan teknologi fish smoking atau pengasapan ikan.

“Mesin asap dengan teknologi modern merupakan salah satu pilihan alternatif yang bisa dikembangkan/dipakai dalam skala rumah tangga dan sesuai dengan potensi lokal,”kata Sandi.

Sandi berharap dengan teknologi pengasapan yang nanti diterapkan, ikan segar bisa diawetkan dan menjadi tidak hancur sehingga harga jual ikut mengalami kenaikan.

Agar program yang dikonsep dapat berjalan dengan baik serta memiliki berdampak pada masyarakat, acara pelatihan ini mendatangkan dua narasumber yang memiliki kompetensi dibidangnya masing-masing.

Fish Smoker Machine

Pemateri pertama adalah Dosen FTP Dr. Dodyk Pranowo yang ahli dan paham betul terhadap penerapan teknologi pangan yang tepat guna.

Dodyk memberikan materi tentang Optimalisasi Penggunaan Teknologi Pangan Dalam Upaya Menciptakan Mata Pencaharian Alternatif Pada Masyarakat Nelayan.

Selain Dodyk, PPTTG tersebut juga dihadiri oleh Anggota DPR RI komisi VII bidang Riset, Energi dan Teknologi Moreno Soeprapto. Kehadiran Moreno dalam kesempatan tersebut agar apa yg dihadapi oleh masyarakat nelayan tingkat bawah bisa langsung diperjuangkan dengan baik kepada pihak eksekutif.

“Kami dari legislatif butuh akademisi untuk mendapatkan akar permasalahan yg utama di tingkatan bawah. Selama ini jika kami ke masyarakat, hanya selalu minta ini minta itu tanpa jelas penelitiannya. Sehingga saya takut apa-apa yang sudah kami perjuangkan di legislatif hanya akan menguap begitu saja krn tdk ada penelitian yg relefan sebelumnya. Dengan adanya akademisi, kami tau permasalahan utama yg dihadapi masyarakat nelayan, sehingga saya di komisi VII bisa memahami dan menjadikan prioritas apa yg seharusnya kita upayakan bagi masyarakat nelayan. Seperti nelayan tamban yang biasa mendaratkan ikan disendang biru ini, ternyata mereka butuh mata pencaharian alternatif selain kebutuhan TPI, pemisah ombak ataupun mercusuar,”kata Moreno.

Selain Defrian Marza Arisandi, S.Pi., MP, tim PPTTG UB juga dibantu oleh Dr. Ir. Guntur, M.S., Supriyadi, S.Pi., M.P., dan
Mentari Puspa Wardhani, S.Pi., M.Sc. (SND/Humas UB).