Tim PKM Luncurkan Program SMART CBE Tekan Angka Putus Sekolah

Gambar : Kegiatan rutin meditasi bersama siswa SMPN Satu Atap Gunungsari 04.
Gambar : Kegiatan rutin meditasi bersama siswa SMPN Satu Atap Gunungsari 04.

Sebanyak lima mahasiswa Universitas Brawijaya yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PM) menghadirkan inovasi baru sebagai upaya penekanan angka putus sekolah bersama mitra SMPN Satu Atap Gunungsari 04 Kota Batu.

Tim dengan dosen pendamping Radityo Putro Handrito, SE., M.M., Ph.D. ini menawarkan program berjudul SMART CBE dengan mengaplikasikan metode Consciousness Based Education yang diterapkan guna meningkatkan self sense dan minat belajar bagi siswa yang berpotensi putus sekolah melalui praktik meditasi.

Tim PKM SMART CBE diketuai oleh I Gede Surya Gangga Kasih dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis  dengan beranggotakan Atiqah Mufidah Nur Niansah (Akuntansi), Aisyah Ninda Brilianti (Psikologi), Anindya Putri Ardiningrum Paulus (Psikologi), dan Rahmannisa Hafni Lubis (Ilmu Ekonomi ).

Kegiatan yang dilakukan dalam pelaksanaan program ini berlangsung selama 6 minggu pada 9 Agustus sampai 22 September 2023 dengan total sejumlah 6 kali visit yang dilaksanakan.

“Metode yang ditawarkan dalam program ini adalah pembelajaran berbasis kesadaran dalam mengembangkan fungsi otak secara total untuk meningkatkan kecerdasan, kreativitas, dan kebahagiaan pada peserta didik dan guru,” kata  Gangga sebagai ketua tim PKM PM SMART CBE.

Tim PKM SMART CBE mengemas konsep Consciousness Based Education dalam bentuk website interaktif yang dapat diakses pada smartcbe.web.id sehingga proses pembelajaran lebih menarik.

Terdapat beberapa fitur andalan seperti Meditation, Smart Games dan Go Ahead yang tersedia di dalam website.

Meditation sendiri memiliki peran utama dalam pengimplementasian meditasi modern bagi peserta didik. Dengan menjalankan program secara rutin yang kemudian dikemas sebagai agenda wajib bagi peserta didik, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran, mengembangkan potensi secara maksimal, dan memberikan dampak dalam pembentukan karakter.

“Saya rasa, pelaksanaan program SMART CBE memberikan warna dan pengalaman baru bagi anak-anak. Nampak perubahan dari respon dan antusias mereka untuk mengikuti pelajaran di kelas yang cenderung menunjukkan peningkatan,” kata Jefri selaku Wakil Kepala Sekolah SMPN Satu Atap Gunungsari 04 Kota Batu.

Dwi Lisman Putra, selaku Kepala Sekolah SMPN Satu Atap Gunungsari 04 juga mengungkapkan hal serupa.

Menurutnya dengan terlaksananya program SMART CBE ini terdapat beberapa dampak dan perubahan yang sudah terlihat dari sisi peningkatan semangat dan minat belajar siswa.

“Mau bagaimanapun masa depan bangsa ini berada di tangan anak muda. Apabila mereka tidak difasilitasi dan dijamin masa depan pendidikannya, maka perlahan bangsa itu akan mengalami kemunduran. Lebih lanjut, program ini membantu untuk menyongsong generasi emas 2045 dan mencerdaskan kehidupan bangsa dapat tercapai,” kata Gangga. (*/OKY/Humas UB)