Tiga Kelompok Kajian UB MoA Dengan College Of Veterinary Medicine Tarlac Agricultural University Philippina

Penandatanganan Kerjasama Akademik dan Riset Antara Tim Riset Group –Kelompok Kajian UB   diwakili Prof. Aulani Am, Dr. Gatot Ciptadi dan Dr. Anik M. Hariati dengan College of Veterinary Mediicine TAU Philippines.Tiga kelompok kajian (riset grup UB), Biodet Vaksin FKH UB, Bank Sel Gamet Fapet UB, dan Aqua Bioflok Faperik menandatangani Memorandum Of Agreement  (MOA) dengan Tarlac Agricultural University-Philippines (TAU), Jumat (24/11/2017).

Dalam kesempatan profesional visit and research collaboration  of TU and UB, masing-masing tim riset group menyajikan presentasi hasil penelitian potensial dalam sebuah kegiatan kuliah tamu di depan civitas akademik khususnya para pimpinan universitas TAU, dosen, dan mahasiswa. Presentasi yang ditujukan untuk kerjasama riset internasional tersebut disampaikan oleh masing-masing ketua riset grup Prof.Dr.Drh Aulani Am, DES,  Dr.Ir. Gatot Ciptadi, DESS  dan Dr. Ir. Anik Martina Hariati, MSc.

Tim UB yang berasal dari tiga Riset Group dari tiga Fakutas yang berbeda di UB ini diterima oleh Presiden  Tarlac Agrucultural University, Dr. Max P. Guillermo .

Selain acara guest lecture tim kelompok kajian selama tiga hari juga melakukan kunjungan ke beberapa laboratorium dan universitas serta lembaga terkait seperti Biodiversity Manajemen Bereau, kantor  kementrian lingkungan dan sumberdaya alam, konferensi dan kontes ternak kambing dan domba tingkat nasional di Benquet State University, Baguio, Philippina dan kantor Animal Disease Diagnosis  and  Reference  (ADDR) Kementrian Pertanian Philippina.

Menurut Prof Aulani Am yang menjadi leader pada kunjungan ke Tarlac Agricultural University, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dan salah satu bentuk penerapan MOU yang telah ditandatangani sebelumnya, tidak hanya berupa kerjasama riset saja tetapi juga aktifitas pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen dan kegiatan akademik lainnya seperti guest lecture.

Kerjasama ini diharapkan bisa diperluas lingkupnya di bidang peternakan dan perikanan. [Gatot Ciptadi/Humas UB]