Sejak 5 Tahun Belajar Tilawah, Mahasiswi FT Juara 1 Tartilil MTQ UB

Fariza Angel Firdaus menerima penghargaan Juara 1 Musabaqah Tartilil Qur'an Putri
penghargaan Juara 1 Musabaqah Tartilil Qur’an Putri

Fariza Angel Firdaus,  juara 1 Musabaqah Tartilil Qur’an Putri, Minggu (2/6/2024), pada perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XVII. Ia merupakan mahasiswa program studi Teknik Sipil Fakultas Teknik semester dua.

Diceritakan Angel, sapaan akrabnya, ia sudah belajar tilawah sejak usia 5 tahun. Ia pun sering mengikuti MTQ atau kompetisi serupa sedari kecil. “Alhamdulillah, iya. Jadi, saya belajar dan terjun di dunia tilawah ini dari umur 5 tahun sampai sekarang. Saya sudah ikut lomba tilawah dan lumayan tahu banyak tentang tilawah. Ketika MTQ kemarin, saya ikut di tartil,” jelasnya.

Angel menyampaikan, motivasi utamanya dalam berkompetisi berasal dari dukungan ustadzahnya. 

“Kalau sebelumnya faktornya biasanya banyak, tapi paling sering itu saya ikut ustadzah saya. Jadi semuanya saya ikut ustadzah karena barokahnya beliau dan Al Quran. Saya ikut lomba ini karena ada harapan semoga saya dipercaya untuk ikut MTQMN 2025 di cabang manapun,” ungkapnya.

Untuk persiapannya, Angel  tidak pernah lalai dalam latihan. Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya kepada UB menyelenggarakan MTQ menurutnya dipersiapkan dengan sangat baik.

“Saya kalau untuk persiapan MTQ setiap hari itu latihan, entah sehari 1 maqro’, karena ustadzah bilang begitu. Kalau dari fakultas ada pembinaan pasti saya ikuti. Dan sebenarnya saya itu kayak gak expect di UB ada seperti ini dan MTQ di sini diurusin betul-betul. Maka dari itu, saya merasa alhamdulillah banget, karena urusan dispensasinya diurusin banget oleh Kaprodi. MTQ UB kemarin ada pembinaan, pembinaan 4x per cabang, tanggal 28 ada pembinaan akbar dari teknik, semua cabang itu tampil di depan umum dan ada kritik dan saran dari pembina,” ceritanya.

Mahasiswa asal Kediri tersebut tak luput menceritak caranya menjaga motivasi selama mengikuti lomba. 

“Perlombaan itu nggak boleh niat biar menang. Kalau kaya gitu namanya ambisius dan tidak dapat barokahnya Al Quran. Jadi kalau ikhlas maka akan mendapatkan barokahnya. Untuk mengikuti musabaqah selanjutnya, semoga hati dan niat saya terjaga terus,” harapnya.

Zein Nur Muchammad
Zein Nur Muchammad

Sedangkan untuk kategori putra Musabaqah Tartili Qur’an dimenangkan mahasiswa Fakultas Peternakan, Zein Nur Muchammad. Sama dengan Angel, ia juga sering mengikuti kompetisi serupa. 

Dalam wawancara bersama PRASETYA Online, ia berbagi tentang perjalanan dan motivasinya dalam mengikuti berbagai perlombaan MTQ (Musabaqah Tilawatill Quran).

“Alhamdulillah, sering sekali. Kalau ada event langsung ikut, apalagi yang bersangkutan dengan fakultas atau kampus karena saya ingin membawa nama baik kampus baik di kancah provinsi hingga kancah nasional. Terakhir kali saya mengikuti event di MTQ movie yang ke-10 dan alhamdulillah meraih juara 1”, cerita Zein.

Motivasi Zein untuk terus berkompetisi sangat kuat, didorong oleh keinginannya untuk membanggakan orang tua serta inspirasi dari teman-temannya. 

“Yang pertama saya ingin membanggakan orang tua, lalu timbul dari teman karena teman saya sering mengikuti event MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) yang di UB juga, kemudian dia setor prestasi ke SIAM dan mendapatkan reward dari Rektorat. Itu yang membuat saya semangat untuk giat belajar lagi dan ikut lomba,” ujarnya.

Berbeda dari perlombaan sebelumnya yang mana biasa mengikuti perlombaan bidang Musabaqah Tilawatil Quran, kali ini Zein berusaha mencoba bidang baru yaitu Musabaqah Tartilil Quran. Mempersiapkan diri untuk Tartil Quran tidaklah mudah, terutama karena ini adalah cabang lomba yang baru baginya. 

“Untuk LDF (lembaga Dakwah Fakultas, red) persiapannya adalah membantu surat delegasi dan dispensasi. Persiapannya yang pertama karena ini cabang lomba yang baru, belajar minggu-minggu kemarin, karena sebelumnya saya ikut tilawah, sekarang ikut tartil dan itu peralihan yang sungguh mengagetkan saya,” jelas Zein.

Pengalaman berkesan juga dibagikan Zein ketika mengikuti MTQ UB 2024. 

“Alhamdulillah sesuai ekspektasi  karena saya dapat kabar lulus final dan alhamdulillah nya jadi juara 1. Karena ini pengalaman pertama ikut cabang tartil dalam hidup saya, dan langsung mendapatkan juara 1 di tingkat Universitas Brawijaya,” ungkapnya dengan bangga.

Zein berharap pencapaiannya ini dapat membawa nama baik Fakultas Peternakan di tingkat Universitas Brawijaya.[dea/sitirahma]