S2 Ilmu Hukum Buka Pendaftaran Program Double Degree dengan University of Newcastle

Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum FH UB, Yenny Eta Widyanti, S.H., M.Hum., memberikan sosialisasi tentang Double Degree MIH | foto: PSIK FH UB

Program Magister (S2) Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) Hadirkan Program Double Degree dengan University of Newcastle (UoN). Mahasiswa S2 yang berminat mengikuti program ini, nantinya akan mendapatkan dua ijasah dari UB dengan gelar M.H., dan yang kedua mendapatkan gelar L.L.M., setelah mengikuti program selama satu semester di Newcastle University.

Hal tersebut disampaikan pada kegiatan Sosialisasi Program Double Degree Magister Ilmu Hukum FH UB bersama Law School of UoN. Kegiatan yang berlangsung secara daring pada tanggal 8 Desember 2023 ini dihadiri oleh mahasiswa S2 FH UB, jajaran pimpinan, dosen, dan pihak terkait untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kesempatan berharga ini.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Hukum UB, Dr. Aan Eko Widiarto, SH., M.Hum., menyampaikan bahwa pentingnya kerjasama internasional dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan ilmu hukum. Beliau menekankan bahwa program Double Degree ini adalah langkah strategis untuk memberikan pengalaman belajar internasional kepada mahasiswa.

Dekan Fakultas Hukum UB, Dr. Aan Eko Widiarto, SH., M.Hum., menyampaikan sambutan dalam sosialisasi Program Double Degree MIH | foto: PSIK FH UB

“Program ini sangat penting sebagai langkah dalam mengarungi persaingan global, untuk kemampuan hukum di luar negeri juga sangat penting. Karena dengan sekolah di luar negeri, maka jaringan kita akan luas,” ujar Aan.

Sebagai narasumber utama, Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum FH UB, Yenny Eta Widyanti, S.H., M.Hum., memberikan presentasi mengenai struktur kurikulum, metodologi pembelajaran, dan manfaat dari program Double Degree ini.

Yenny juga menyampaikan bahwa mahasiswa yang mengikuti program ini, akan mendapatkan dua ijasah dari UB gelar M.H., yang kedua mendapatkan gelar L.L.M., setelah mengikuti program selama satu semester di University of Newcastle tanpa adanya tesis.

“Ijasah dan gelar akan didapatkan sebanyak dua lembar yaitu M.H., dan L.L.M., program ini sangat bermanfaat mengingat adanya efisiensi waktu dan juga efisiensi biaya. Karena kita bisa langsung mendapatkan dua (2) gelar sekaligus tanpa tesis dan dalam waktu yang cepat,” ujar Yenni.

“Program Double Degree ini tidak hanya tentang peningkatan akademis, tetapi juga pengembangan kemampuan interpersonal dan interkultural. Kami percaya bahwa keragaman budaya akan memberikan nilai tambah yang besar bagi perkembangan profesional dan pribadi mahasiswa,” tambah Yenny.

Pendaftaran untuk program ini sudah dibuka sampai tanggal 18 Desember 2023. dan untuk seleksi wawancara akan dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 2023. Modul kurikulum dan informasi lebih lanjut tentang program double degree bisa dicek dan di download melalui website official FH UB.

Kerjasama ini sebagai langkah penting dalam menjalin hubungan internasional yang berkelanjutan. Yenny juga mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin karena ini sebagai langkah awal Universitas Brawijaya menuju World Class University. (rma/Humas FH)