Prasetya Online

>

Siaran Pers

UB Tambah Dua Guru Besar Hortikultura

Dikirim oleh denok pada 07 November 2016 | Dilihat : 617

Universitas Brawijaya (UB) mengukuhkan dua orang Guru Besar ilmu hortikultura pada Selasa (8/11/2016). Kedua orang Guru Besar tersebut adalah Prof. Dr. Ir. Mudji Santosa, MS dan Prof. Dr. Ir. Moch. Dawam Maghfoer, MS. Prosesi pengukuhan keduanya dilakukan di Gedung Widyaloka UB. Dalam pengukuhannya, Mudji Santosa mengangkat pidato berjudul "Sistem Tumpangsari Tanaman Hortikultura Untuk Meningkatkan Pendapatan Petani Miskin di Desa". Sementara Moch. Dawam Maghfoer mengangkat pidato berjudul "Pemanfaatan Mikroba Dalam Upaya Meningkatkan Produktivitas Tanaman Sayuran". Keduanya menambah jumlah Guru Besar di UB menjadi 226 orang.

Mengayuh Asa Meraih Prestasi si Bidikmisi

Dikirim oleh oky_dian pada 10 October 2016 | Dilihat : 1006

 

Beasiswa Bidikmisi memberikan angin segar bagi mahasiswa dari keluarga tidak mampu untuk bisa mengenyam bangku pendidikan tinggi. Penerima beasiswa ini bisa kuliah gratis dan bahkan menerima biaya hidup selama kuliah. Meski demikian rupanya mahasiswa Bidikmisi tak lantas terlena. Justru banyak prestasi yang lahir, seperti Andi Tanaka, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya penerima beasiswa Bidikmisi. Ia memilih tidak menggantungkan hidupnya hanya dari beasiswa, namun mereka berdua juga bekerja sambil kuliah untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.

     

---------

Andi Tanaka, Prestasi si Anak Desa yang Sampai ke Negeri Ginseng

Jika mahasiswa pada umumnya lebih senang menghabiskan waktu dengan berkumpul bersama teman-temannya di kafe, namun Andi lebih memilih menghabiskan waktunya dengan menghasilkan berbagai macam prestasi.

Tercatat sudah lebih dari 20 prestasi diraihnya sejak mengenyam pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Malang.

Menurut Andi, kerja keras yang dilakukan karena tidak ingin membani orangtuanya yang berpenghasilan sebagai buruh tani di Dusun Kaliandong, Desa Panduwuan Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar.

Andi masuk ke Universitas Brawijaya melalui jalur SBMPTN dengan bantuan beasiswa Bidikmisi, dan meski mendapat fasilitas beasiswa dia tidak ingin bergantung selamanya dari bantuan itu, karena masa pencairan yang tidak tentu.

Jam Layanan Perpustakaan UB Tertinggi di Indonesia

Dikirim oleh denok pada 24 September 2016 | Dilihat : 2163

Beranda perpustakaan pusat UB yang dilengkapi akses free wifi
Beranda perpustakaan pusat UB yang dilengkapi akses free wifi
Buku adalah jendela dunia, karena dengan membaca akan membuka, memperluas wawasan dan pengetahuan seseorang. Koleksi dari buku dan media informasi lainnya yang merupakan kumpulan ilmu pengetahuan, hiburan, dll bisa ditemukan di perpustakaan baik yang tercetak maupun dalam bentuk digital. Di Universitas Brawijaya (UB), perpustakaan didirikan bersamaan dengan pendirian kampus yakni pada 5 Januari 1963.

Sejak didirikan hingga saat ini, perpustakaan UB telah mengalami perkembangan signifikan baik pada gedung maupun koleksi. Pada awalnya bangunan yang dimiliki hanya seluas 400 m2 namun kini telah berkembang menjadi 3.600 m2. Koleksinya pun terus bertambah. Hingga 2016, koleksi yang dimiliki adalah 188.721 buku (copy), 137.627 e-book, 143.172 e-journal, 76.349 tugas akhir serta 6.042 karya tulis ilmiah lainnya.

Gowez Assisstance dan Bullying Raih Nilai Sempurna dalam Penelitian

Dikirim oleh oky_dian pada 26 Agustus 2016 | Dilihat : 1016

Alat prediksi jarak tempuh berbasis smartphone atau Gowez Assisstance mampu mengantarkan Muhammad Wildan dari jurusan teknik elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) meraih nilai sempurna dalam tugas akhir penelitiannya.

Dikatakan Wildan bahwa selama ini jumlah energi atau daya listrik yang tersisa pada sepeda listrik setelah digunakan dalam jarak beberapa kilometer hanya bisa dilihat melalui lampu yang menyala pada alat kemudinya. Namun, untuk mengetahui berapa persen energi yang tersisa hingga saat ini masih belum ada aplikasi yang digunakan.

Enam Prodi UB Akan Divisitasi AUNQA

Dikirim oleh oky_dian pada 23 Agustus 2016 | Dilihat : 1096

Enam program studi Universitas Brawijaya (UB) akan divisitasi oleh ASEAN University Network Quality Assurance (AUN-QA). Executive Director AUN Dr. Nantana Gajaseni dan asesor AUN-QA akan melakukan site visit di tiga program studi PS-S1 Administrasi Publik FIA, PS-S1 Teknologi Industri Pertanian FTP dan PS-S2 Biomedik FK pada (23/8-25/8). Kedatangan tim assessor AUNQA bertujuan untuk melakukan verifikasi dan klarifikasi dari dokumen Self Evaluation Report. Sedangkan pada tanggal 8-10 Nopember 2016, tiga PS yang menyusul untuk dilakukan visitasi adalah PS-S1  Peternakan FPt, PS-S1 Hukum FH dan PS-S1 Teknik Pengairan FT.

Sertifikasi internasional dari AUN-QA bertujuan untuk meningkatkan daya saing Universitas Brawijaya di tingkat internasional. Sejak 2014, Universitas Brawijaya (UB) telah menjadi Associate Member AUN-QA Network sebagai bentuk pengakuan di tingkat Internasional. Pada tahun 2015, tiga program studi UB yang telah disertifikasi oleh AUN-QA yaitu PS Biologi Fakultas MIPA, PS Ekonomi Studi Pembangunan FEB dan Keteknikan Pertanian FTP.