Prasetya Online

>

Press Release

UB Kukuhkan Dua Guru Besar FMIPA

Submit by oky_dian on January 17, 2019 | View : 30

Universitas Brawijaya (UB) mengukuhkan dua Guru Besar dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Rabu (16/01/2019), di Gedung Widyaloka. Pertama adalah Prof. Dr. Ing. Setyawan Purnomo Sakti, M.Eng sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Instrumentasi dan Sensor. Ia merupakan Guru Besar ke-242 di UB. Kedua, Prof. Dr. Ir. Moch. Sasmito Djati, M.S., sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Biologi Reproduksi Molekuler, yang merupakan Guru Besar UB ke-243.

Dalam kesempatan ini, Prof. Dr. Ing. Setyawan Purnomo Sakti, M.Eng menyampaikan pidato dengan judul "Quartz Crystal Microbalance dengan Sistem Instrumentasinya untuk Teknologi Sensor Kimia dan Biosensor". Sedangkan Prof. Dr. Ir. Moch. Sasmito Djati, M.S., membawakan pidato dengan judul "Reproductive Herbalisme, Metode Pendekatan Berdasarkan Mekanisme Sinergetik Komplek dalam Membangun Sistem Pertahanan Tubuh dan Kesehatan Reproduksi".

Prof. Setyawan: Sensor QCM dengan Konsentrasi Massa Nanogram

Sensor merupakan aspek utama sebagai titik awal pengubahan fakta atau keadaan menjadi suatu bentuk data. Sensor suhu mengubah temperatur badan, ruang, lingkungan menjadi sebuah data. Kamera dengan sensor optik mengubah penampakan obyek menjadi suatu data gambar. Tanpa adanya proses dengan menggunakan piranti pengolah data, maka informasi yang diperoleh akan diragukan. Untuk itu, pengembangan sensor dengan berbagai ragamnya merupakan hal yang pokok dalam revolusi industri 4.0 karena semakin memudahkan kehidupan manusia.

Submit by oky_dian on January 04, 2019 | View : 197

Universitas Brawijaya saat ini memasuki usia ke-56 pada 5 Januari 2019. UB berdiri berdasarkan SK Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) Nomor 1 Tahun 1963, dan kemudian dikukuhkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 196 Tahun 1963.

Awal berdirinya, UB hanya memiliki lima fakultas yaitu Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat (FHPM), Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Administrasi Niaga (FAN), Fakultas Pertanian (FP), dan Fakultas Kedokteran Hewan & Peternakan (FKHP).

BAN PT Re Akreditasi UB

Submit by oky_dian on November 27, 2018 | View : 617

Universitas Brawijaya kembali mendapat kunjungan dari Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Kunjungan tersebut dalam rangka re akreditasi UB. Akreditasi UB  akan habis masa berlakunya pada akhir Januari 2019.

Asesmen lapang (Visitasi) Akreditasi Perguruan Tinggi ini dijadwalkan selama tiga hari (21-23/11/2018). Tujuh asesor telah datang ke UB. Ketujuh asesor tersebut adalah Dr. Ir. Suhanan, DEA dari Universitas Gadjah Mada (Ketua Tim), Prof. Dr. Zulkifli Dahlan, M.Si., DEA dari Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. HM. Arfin Hamid, S.H., M.H dari Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Nadra, M.S dari Universitas Andalas, Prof. Norma Afiati, M.Sc., Ph.D dari Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Ahmad Rodoni, M.M dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, dan Dr. Dra. Dewi Susanna, M.Kes dari Universitas Indonesia.

UB Press Mendukung Gerakan Sadar Membaca dan Menulis Untuk Indonesia

Submit by denok on November 16, 2018 | View : 398

Toko UB Press
Toko UB Press
Seseorang dapat memecahkan masalah dan membuat keputusan secara efektf dan efisien apabila memiliki kemampuan literasi informasi seperti kemampuan menemukan dan menggunakan informasi yang dibutuhkannya. Di perguruan tinggi kemampuan literasi informasi mahasiswa menjadi keharusan karena akan mendukung proses belajar mengajar bahkan menjadi sarana penting dalam menumbuhkan daya pikir kritis.

Dalam dunia pendidikan literasi informasi diberikan untuk meningkatkan kemampuan akses peserta didik terhadap informasi yang dibutuhkan. Karena itu, pendidikan tinggi dituntut mampu menciptakan iklim dan peserta didik yang memiliki kemampuan literasi informasi guna menunjang kelancaran proses belajar mengajar (Alam, 2016)

South-East Asia Biennial Conference on Population and Health

Submit by oky_dian on November 07, 2018 | View : 308

Pada Hari Kamis, 8 November 2018, di Hotel Singhasari Resort Batu dilaksanakan Konferensi Internasional Asia Tenggara dengan tema Populasi dan Kesehatan. Konferensi yang direncanakan akan diselenggarakan selama dua tahun sekali ini digagas oleh dua Universitas di Indonesia dan Inggris, yakni Universitas Brawijaya Malang dan University of Portsmouth, dengan diorganisir oleh Pusat Studi Kerjasama Internasional - Portsmouth-Brawijaya Centre for Global Health, Population and Policy, sebagai tuan rumah.

Konferensi ini menjadi ajang pertama pertemuan internasional dalam skala regional yang diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya, Malang dan University of Portsmouth, Inggris.

Konferensi regional ini juga didukung oleh Badan Nasional Kependudukan dan Keluarga Berencana Indonesia (BKKBN) sebagai salah satu sponsor utama, bersama dengan Universitas Brawijaya, University of Portsmouth, serta British Council.