Prasetya Online

>

Press Release

UB Kukuhkan Dua Guru Besar

Submit by ireneparamita on July 23, 2019 | View : 31

Universitas Brawijaya (UB) mengukuhkan dua Guru Besar, Rabu (24/07/2019), di Gedung Widyaloka. Pertama, Prof. Dr. Ir. Maftuch, M.Si sebagai Guru Besar Bidang Imunologi dan Kesehatan Ikan pada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK). Ia merupakan Guru Besar ke-17 di FPIK, dan ke-241 di UB. Kedua, Prof. Dr. Titin Andri Wihastuti, S.Kp., M.Kes, sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Keperawatan pada Fakultas Kedokteran (FK). Ia merupakan Guru Besar ke-31 di FK, dan ke-242 di UB.

Dalam kesempatan ini, Prof. Dr. Ir. Maftuch, M.Si membawakan pidato ilmiah dengan judul "Peran Imunologi dalam Pengembangan Kesehatan Hewan Akuakultur". Sedangkan Prof. Dr. Titin Andri Wihastuti, S.Kp., M.Kes menyampaikan pidato ilmiah dengan judul "Perspektif Ilmu Biomedik untuk Pengembangan dan Inovasi Keperawatan di Masa Depan".

5.615 Siswa Diterima Lewat jalur SBMPTN 2019

Submit by oky_dian on July 10, 2019 | View : 270

Sebanyak 5.615 siswa diterima menjadi mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019. Jumlah tersebut terbagi kedalam 75 prodi S1 (termasuk lima prodi PSDKU di UB Kediri).

Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian UB menduduki posisi dua besar prodi saintek dengan peminat 2.202 orang.

Di kelompok Soshum, prodi Ilmu Hukum berada di peringkat dua peminat terbanyak dengan jumlah  2.584 orang.  Tahun ini, UB juga mencatatkan nilai rerata tertinggi peringkat sembilan kelompok Soshum dengan angka 613,36. Sedangkan untuk bidik misi sebanyak 827 diterima melalui jalur SBMPTN.

"Dengan jumlah bidik misi sebanyak 827 pada jalur SBMPTN dan 532 pada jalur SNMPTN, maka kita sudah memenuhi target bidik misi yang ditetapkan pemerintah sebanyak 10 persen dari jumlah kuota Maba yang diterima,"kata Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Dr. Aulanni'am, DVM., DES.

Dheri : si Wisudawan UB yang Inovator Sekaligus Seniman

Submit by oky_dian on March 19, 2019 | View : 3921

Muda dan Berprestasi. Begitulah gambaran singkat Muhammad Dheri Maulana Akbar, wisudawan UB periode IX TA 2018/2019. Dheri akan menjalani proses wisuda bersama 1000 wisudawan lain pada Sabtu (16/03/2019).

Dheri yang merupakan mahasiswa jurusan teknik elektro 2014 mengawali karirnya di bidang seni sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD)

Ketika masuk ke SMP Dheri mencoba peruntungan di bidang tarik suara lewat ajang pencarian bakat seperti Indonesian Idol dan Indonesia Mencari Bakat. Meskipun perjuangannya kerap terhenti, Dheri yang juga tergabung dalam MNC Talent tidak patah semangat. Dia terus mencoba berkarya di bidang seni dengan bermain Band bersama teman-temannya SMP.

UB Kukuhkan Dua Gubes di Bidang Pangan Fungsional dan Teknik

Submit by oky_dian on February 27, 2019 | View : 553

Universitas Brawijaya (UB) kembali mengukuhan guru besar. Dua guru besar yang akan dikukuhkan pada Rabu (27/2/2019) adalah Prof.Dr. Ir. Tri Dewanti Widyaningsih, M.Kes. dan Prof. Ir. Ludfi Djakfar, MSCE, Ph.D.

Tri Dewanti dikukuhkan menjadi guru besar (Gubes) bidang Ilmu Gizi Pangan. Dia merupakan Gubes ke 16 di FTP dan ke 246 di UB.

Sedangkan, Ludfi Djakfar dikukuhkan menjadi Gubes bidang Teknik Jalan Raya. Dia merupakan Gubes ke-12 di FT dan  ke 247 di UB.

Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul "Prospek Pengembangan Pangan Tradisional Cincau Hitam (Mesona Palustris Bl) Sebagai Pangan Fungsional Dan Suplemen Pangan Untuk Peningkatan Kesehatan Dan Pengendalian Penyakit", Dewanti menjelaskan Cincau Hitam merupakan bahan Pangan Fungsional Berbasis Pangan Tradisional.

Kantin UB Tersertifikasi Halal MUI

Submit by oky_dian on February 22, 2019 | View : 426

Kantin Akademik UB akhirnya mendapat sertifikat Halal dari LPPOM MUI Provinsi Jawa Timur dengan nomor registrasi 07160056120119 pada 11 Februari 2019. Sebanyak 121 menu di empat stand makanan dan satu stand minuman dinyatakan lolos uji kehalalan.

Kepala Badan Usaha Non Akademik Dr. Antoni Efani mengatakan, perolehan sertifikasi ini merupakan upaya untuk menyelenggarakan kantin yang tidak hanya halal tapi juga thayyib dengan harga yang terjangkau.

Menurut Antoni, halal  sangat penting karena UB bukan hanya menginginkan generasi yang unggul di bidang akademik tapi juga memiliki akhlaq yang mulia.