Prasetya Online

>

Siaran Pers

Universitas Brawijaya Serahkan Beasiswa Untuk Warga Palestina

Dikirim oleh denok pada 28 Maret 2018 | Dilihat : 571

Penyerahan beasiswa MUPHRA kepada warga Palestina
Penyerahan beasiswa MUPHRA kepada warga Palestina
Universitas Brawijaya berkomitment tinggi dalam isu-isu tentang perdamaian dunia, kemanusiaan dan masalah pengungsi yang sedang terjadi saat ini. Di akhir tahun 2017, UB meluncurkan program Munir's Peace and Human Rights Award (MUPHRA) sebagai bentuk kepedulian dalam bidang perdamaian dan HAM (Hak Asasi Manusia). MUPHRA memiliki tiga program yang salah satunya adalah pemberian beasiswa bagi warga negara Palestina untuk kuliah di UB baik program Sarjana maupun Pasca Sarjana melalui program MUPHRA Scholarship 2018.

Pada Selasa (27/03/2018), UB menberikan beasiswa kepada enam (6) orang warga negara Palestina yang akan menempuh studi baik program S2 maupun S3. Penyerahan beasiswa dilaksanakan di Hotel Le Grand Amman Jordan dalam acara "Education and Cultural Night" yang diselenggarakan oleh UB bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yordania. Rektor UB Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Yordania dan Negara Palestina, Andi Rachmianto, menyerahkan sertifikat beasiswa kepada para pendaftar beasiswa yang telah lolos seleksi administrasi dan sesi wawancara.  Lima sertifikat beasiswa diserahkan di Amman Yordania dan satu sertifikat diserahkan di Malang Indonesia.

Rektor UB bersama para penerima beasswa MUPHRA
Rektor UB bersama para penerima beasswa MUPHRA
Keenam penerima MUPHRA Scholarship 2018 akan menempuh berbagai bidang studi yaitu tiga (3) orang akan menempuh studi Doctoral di Fakultas Kedokteran, Fakultas Teknologi Pertanian, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, tiga (3) orang akan menempuh studi Master di bidang Administrasi Bisnis, Teknik Sipil, dan Teknik Elektro. Rektor UB berharap kehadiran mahasiswa Palestina ke UB akan memberi kebaikan baik bagi Negara Palestina saja UB. "Tahun ini UB akan memberikan 6 beasiswa ke warga negara Palestina. Sedang tahun depan kita akan memberikan 6 beasiswa untuk program pasca sarjana dan 9 beasiswa untuk program S1 sesuai dengan kesepakatan UB dengan Dubes Palestina yang ada di Jakarta," kata Bisri.

Sementara itu, Andi Rachmianto menyatakan bahwa dia sangat senang dan bangga melihat UB memberikan beasiswa kepada warga negara Palestina dari dananya sendiri. "Saya senang karena UB selalu berkoordinasi dengan pihak KBRI di Jordan mulai pendaftaran mahasiswa, tes administrasi, tes wawancara hingga pengurusan visa setelah calon mahasiswa resmi dinyatakan lolos dalam seleksi MUPRA's 2018," kata Andi. Andi juga menambahkan, "Saya berharap UB tidak hanya memberikan MUPHRA 2018  1- 2 tahun saja. Tetapi harus bisa berjalan terus di tahun mendatang". [Pia/Humas UB]

 

Contact person:

Maulina Pia Wulandari, PhD

Staff Ahli Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama

081331769700

Email: mpiawulandari@gmail.com