Prasetya Online

>

Siaran Pers

Solusi Organik Atasi Ulat Bulu Probolinggo

Dikirim oleh humas3 pada 11 April 2011 | Dilihat : 4298

Ledakan populasi hama ulat bulu di Probolinggo mengundang inisiatif penelitian yang dilakukan oleh Jurusan Hama dan Penyakit Tanaman (HPT)  Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP UB). Jum'at (8/4) tim HPT FP UB melakukan penelitian lapangan untuk kali ke dua di Kabupaten Probolinggo. Tim yang terdiri dari Dr. Ir. Gatot Mudjiono dan Dr. Ir Toto Himawan SU bersama UPT Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Propinsi Jatim, mengunjungi tiga lokasi sebagai sampling. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan penyebab utama, sekaligus langkah apa yang dapat dilakukan guna mengantisipasi kejadian yang sama terulang.

Secara umum dapat dilihat, kejadian serangan ulat bulu Arctornis sp. yang diduga akibat terganggunya keseimbangan alam setempat. Saat ini, banyak musuh alami ulat bulu yang hilang seperti burung dan lalat. Perburuan burung yang tak terkendali, mengakibatkan berkurangnya populasi burung-burung pemangsa ulat. Sementara itu, faktor pembatas lain yaitu parasitoid berupa larva lalat yang tumbuh di dalam larva ulat bulu, mati karena pemanfaatan insektisida kimia yang berlebihan. Sementara, perubahan iklim yang ditandai dengan naiknya temperatur udara, turut mempercepat siklus hidup ulat bulu.

Artikel terkait