Prasetya Online

>

Siaran Pers

Pendidikan Untuk Semua

Dikirim oleh vicky.nurw pada 28 Agustus 2017 | Dilihat : 51

Menyambut tahun akademik baru, Universitas Brawijaya telah menerima mahasiswa baru dengan jumlah 11.141 orang untuk jenjang sarjana dan diploma. Seremonial pun telah dilaksanakan pada Sabtu (19/08/2017) lalu di Lapangan Rektorat.

Tahun ini juga, UB telah ditunjuk oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk menampung mahasiswa melalui program Afirmasi. Dalam penerimaan mahasiswa baru kali ini, UB menerma 35 kursi dari 1.750 calon mahasiswa Program Afirmasi. Program Afirmasi ini merupakan beasiswa pendidikan tinggi dari pemerintah untuk putra daerah tertinggal, terdepan dan terluar, maupun orang asli Papua.

Sebelum perkuliahan dimulai, para camaba Program Afirmasi Dikti ini telah mengikuti melalui tahapan evaluasi. Tahapan ini ditujukan untuk menilai sejauh mana kemampuan dan kemauan para mahasiswa untuk berkuliah di UB. Untuk persiapan perkuliahan, peserta program ini juga mengikuti matrikulasi untuk memotivasi peserta. Selain itu juga sebagai pembelajaran mata kuliah dasar, baik program eksak maupun sosial.

Selain mahasiswa Program Afirmasi, UB juga telah menerima 40 orang mahasiswa penyandang disabilitas dari berbagai jalur. Sebanyak 30 orang merupakan peserta Seleksi Program Khusus Penyandang Disabilitas (SPKPD), 8 orang dari jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan 2 orang dari jalur Seleksi Mandiri. Setelah seleksi administrasi, peserta SPKPD juga mengikuti simulasi perkuliahan. Peserta juga dikenalkan dengan atmosfir perkuliahan, seperti mengerjakan tugas berkelompok.

Kedua hal ini membuktikan bahwa pendidikan di UB terbuka bagi semua kalangan masyarakat yang berasal dari seluruh penjuru tanah air. Mulai dari daerah perkotaan hingga pedesaan, daerah terdepan, terluar dan tertinggal serta para penyandang disabilitas. Ini juga merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen Universitas Brawijaya untuk turut serta dalam memecahkan persoalan bangsa.

Sebagai bagian dari instrumen negara, UB ingin membangun pendidikan yang mengedepankan penumbuhan kesadaran mahasiswa sebagai mahluk dan hamba Tuhan Yang Maha Esa, membangun budaya keilmuan dan kreativitas dan inovasi, serta menumbuhkan cinta dan bangga tanah air dengan berprestasi demi kemajuan bangsa dan negara.

Hal ini disampaikan oleh Rektor Universitas Brawijaya dalam sambutannya pada Wisuda Periode XIII Tahun Akademik 2016/2017. Wisuda ini dilaksanakan pada Sabtu (26/08/2017) bertempat di gedung Samanta Krida, Universitas Brawijaya dan diikuti oleh 1.151 orang wisudawan. [vicky]