Prasetya Online

>

Press Release

FPIK UB MENGHADAP LAUT

Submit by oky_dian on August 23, 2018 | View : 315

'Menghadap Laut", merupakan aksi nasional yang digagas oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Ibu Susi Pudjiastuti dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 73. Ide dari acara ini adalah menggemakan kegiatan bersih pantai untuk mengurangi dampak pencemaran laut khususnya plastik dan sampah anorganik lainnya.

"INDONESIA MENEMPATI PERINGKAT KEDUA PENYUMBANG SAMPAH PLASTIK KE LAUTAN" -JAMBECK, ET AL. (2015)

Sebagaimana diketahui, Ibu Susi Pudjiastuti bersama para influencer pecinta lingkungan pada 15 Juli 2018 telah mencanangkan Pandu Laut Nusantara sebagai wadah komunitas pecinta laut. Tujuan dari komunitas tersebut adalah mengurangi ancaman pencemaran laut melalui kegiatan bersih pantai dan mereduksi penggunaan bahan pencemar khususnya plastik. Salah satu kegiatan nyata untuk mengurangi dampak plastik di lingkungan laut adalah dengan melaksanakan kegiatan bersih pantai.

Jambeck, et al. (2015) menyatakan bahwa Indonesia menempati urutan kedua sebagai penyumbang sampah plastik terbesar ke laut. Volume tersebut mencapai angka 400.000 ton sampah plastik per tahun (World bank, 2016). Apabila tidak dilakukan upaya reduksi, maka dikhawatirkan pada tahun 2050 akan lebih banyak sampah plastik dibandingkan dengan jumlah ikan di laut, hal ini terungkap dalam World Economic Forum (2016), "The New Plastic Economy: Rethinking the Future of Plastics". Kegiatan Menghadap Laut merupakan aksi riil untuk membersihkan sampah yang ada di pantai, yang dilaksanakan serentak di pada hari Minggu, 19 Agustus 2018, berlokasi di lebih dari 73 titik di Indonesia.

Universitas Brawijaya turut menyukseskan kegiatan ini, melalui kegiatan bertema FPIK Menghadap Laut, yang berlokasi di Pantai Sendang Biru, Malang.

Kegiatan ini rencananya diikuti oleh total 350 peserta, terdiri dari 300 mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), serta 50 orang undangan yang terdiri dari dosen, staff dan unsur pimpinan lintas fakultas di Universitas Brawijaya.

Terdapat dua agenda utama pada acara ini, yang pertama adalah kegiatan bersih pantai (beach cleanup) yang berlokasi di Pantai Wisata Sendang Biru dan area UPT P2SKP Pondokdadap yang merupakan salah satu pelabuhan perikanan terbesar di pesisir selatan Jawa Timur.

Peserta kegiatan melaksanakan pengambilan sekaligus pemilahan sampah anorganik sesuai dengan jenis sampahnya, yaitu botol plastik, sampah plastik pembungkus, kaca/beling, kain/jaring, kaleng/baterai, karet/styrofoam/ sendal dan kategori lain (selain tersebut di atas). Sampah yang terkumpul kemudian ditimbang untuk mengetahui jumlah

totalnya. Kemudian pada pukul 11.30, peserta beristirahat dan bersiap untuk melaksanakan agenda kegiatan kedua, yaitu upacara seremoni Menghadap Laut. 

Acara direncanakan mulai pukul 13.00, dipimpin langsung oleh Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR, MS. Upacara dimulai dengan laporan kegiatan oleh Dekan FPIK UB, Prof Dr. Ir. Happy Nursyam, MS, meliputi jumlah peserta dan volume sampah yang berhasil dibersihkan. Kemudian Rektor UB memberikan sambutan mengenai komitmen UB untuk berperan aktif dalam upaya mengurangi sampah baik di lingkungan kampus maupun luar kampus. Kemudian, dilaksanakan kegiatan puncak berupa "Menghadap Laut" dengan cara bersama-sama menghadap Laut (Selat Sempu) sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan rasa awareness terutama bagi mahasiswa dan civitas akademika kampus UB, mengenai ancaman sampah plastik terhadap lingkungan laut. Beberapa aksi yang dapat dimulai secara individu diantaranya dengan membawa tumbler (botol) minuman isi ulang sendiri, membawa kantung belanja sendiri, menghindari penggunaan sedotan pastik untuk minum, tidak membuang sampah ke saluran air, serta melaksanakan kegiatan bersih pantai dan laut secara reguler.