Prasetya Online

>

Press Release

FIB UB Gelar Kirab Panji Budaya

Submit by oky_dian on September 27, 2018 | View : 658

Fakultas Ilmu Budaya Univesitas Brawijaya (FIB UB) menggelar "Kirab Pataka/Panji Budayam, sebagai bagian mengangkat keberagaman budaya dalam rangkaian Dies Natalis Fakultas Ilmu Budaya (FIB) ke 9 UB. Dekan FIB, Prof Agus Suman dalam sambutannya mengatakan parade budaya sebagai bukti UB khususnya Fakultas Ilmu Budaya menjunjung kebersamaan meskipun berasal dari berbagai macam budaya yang berbeda.

"Semoga FIB UB menjadi fakultas terpandang baik di Indonesia maupun dunia. Kedepan saya berharap FIB UB bisa berkontribusi besar dalam perkembangan.

Wakil Rektor Bidang akademik UB Prof Kusmartono mengatakan kebersamaan yang ditunjukkan FIB UB patut dicontoh fakultas lain.

"Fakultas lain bisa mencontoh FIB karena menurut saya kebersamaan merupakan hal yang mahal harganya,"katanya.

Sementara itu, kontingen kirab budaya diberangkatkan Dekan FIB UB Prof. Dr. Agus Suman, S.E., DEA dari depan Gedung B FIB, melewati bundaran tugu UB, depan rektorat, dan berakhir di depan gedung A FIB.

Karnaval diikuti kontingen-kontingen budaya yang terdiri dari kontingen TENDIK yang memakai baju adat Indonesia, kontingen internasional  yang terdiri dari mahasiswa Darmasiswa dan komunitas Korea, Kontingen Pendidikan Bahasa Indonesia (Dikasasindo) yang menggunakan kostum Epos Rama Sinta.

Selain itu, Kontingen Pendidikan Bahasa Inggris (PEBASIS) yang menggunakan kostum Apache lengkap dengan kudanya, Kontingen Pendidikan Jepang (Budaya Jepang), Kontingen Perancis, Kontingen Antropologi yang menggunakan baju adat Bali, Kontingen Seni Rupa menggunakan baju adat dayak, dan kontingen Sastra Inggris yang menggunakan baju Koboi.

 

"Pawai kali ini merupakan pengalaman pertama kali. Di negara kami dia tidak pernah ada pawai seperti yang diadakan di FIB kali ini," kata Mahasiswa Darmasiswa dari Korea Selatan Byungju Shim.

 Ia mengaku, pawai ini membuatnya menjadi menyenangkan karena tidak penah mengikuti karnaval ini sepanjang hidup saya.

Byungju Shim dalam parade tersebut menggunakan baju budaya tradisional Korea bernama HanBok.

HanBok yang dia kenakan merupakan baju tradisional dari Korea untuk pria atau laki laki.

Selain diisi dengan pawai budaya, kegiatan juga diisi dengan pertunjukkan barongsai, tari yosakoi, dan pertunjukkan wayang orang. [Oky Dian/Humas UB].