Prasetya Online

>

Siaran Pers

Acara Rapat Terbuka Senat Universitas Brawijaya Dalam Rangka Dies Natalis Ke-56 Sabtu, 5 Januari 2019

Dikirim oleh oky_dian pada 04 Januari 2019 | Dilihat : 383

Universitas Brawijaya saat ini memasuki usia ke-56 pada 5 Januari 2019. UB berdiri berdasarkan SK Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) Nomor 1 Tahun 1963, dan kemudian dikukuhkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 196 Tahun 1963.

Awal berdirinya, UB hanya memiliki lima fakultas yaitu Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat (FHPM), Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Administrasi Niaga (FAN), Fakultas Pertanian (FP), dan Fakultas Kedokteran Hewan & Peternakan (FKHP).

Seiring dengan berjalannya waktu, UB terus berkembang menjadi universitas ternama yang saat ini memiliki 15 fakultas yaitu FH, FEB, FIA, FP, Fapet, FT, FK, FPIK, FMIPA, FTP, FIB, FISIP, FKH, Filkom dan FKG dengan 70 Program Studi S1.  Total Prodi Vokasi, S1, S2, Spesialis, Profesi dan S3 berjumlah 167 Prodi.  

Dalam rangka Dies ke-56, Senat UB mengadakan Rapat Terbuka Senat tanggal 5 Januari 2019 di Gedung Samantha Krida. Rapat yang dihadiri oleh senat, dosen, tenaga kependidikan dan perwakilan mahasiswa ini diisi Orasi Ilmiah dengan nara sumber Ketua Mahkamah Konstitusi RI Dr. Anwar Usman, S.H., M.H. bertema: "Peran Mahkamah Konstitusi dalam Membangun Peradaban dan Ketatanegaraan Indonesia Masa Depan sebagai Negara Hukum yang Konstitusional".

Hadir pula tamu undangan diantaranya Muspimda Malang Raya, pimpinan bank dan beberapa instansi yang bekerjasama dengan UB. Rapat Terbuka Senat saat ini terasa istimewa dengan hadirnya Walikota Hebron, Tayseer Abu Sneineh.

Peserta rapat yang mencapai hampir 4000 orang ini merasa puas. Selain dapat menghadiri rapat terbuka, peserta juga mendapat doorprize menarik, hiburan dari Orchestra Purwacaraka, Brawijaya Band dan penyanyi Trie Utami.

Dalam sambutannya, Ketua Senat UB Prof.Dr.Ir. Ariffin, M.S. menyampaikan bahwa rapat terbuka senat merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh senat untuk mendengarkan laporan tahunan kinerja Rektor dihadapan seluruh anggota senat UB dan Sivitas Akademika sebagai bentuk pertanggungjawaban publik.

"Kepada seluruh Sivitas Akademika UB mari tahun 2019 kita isi semangat beribadah dalam berjuang untuk mewujudkan visi UB menjadi Perguruan Tinggi dengan reputasi internasional dalam IPTEKSBUD terutama yang menunjang industri berbasis budaya dan kesejahteraan masyarakat dengan bekerja ikhlas, cerdas, keras, kompak dan tanggungjawab,"kata Prof Arifin.

Sementara itu Rektor UB Prof.Dr.Ir. Nuhfil Hanani AR, M.S. dalam sambutannya mengatakan bahwa tantangan UB kedepan adalah mempersiapkan diri menjadi WCU (World Class University)  dengan kekhususan WCEU (World Class Entrepreneurial University). Selain itu, UB bersiap menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH). Semua komponen di UB harus bekerja keras dan kompak mengembangkan UB menjadi WCEU dan PTNBH, membangun SDM yang handal, dan meningkatkan daya saing global. 

Rektor juga menjelaskan sepanjang tahun 2018, banyak prestasi yang telah diraih oleh UB di bidang manajemen institusi, organisasi dalam penyelenggaraan Tri Dharma, pengembangan SDM, pembinaan dan pengembangan mahasiswa.

"Sejak tahun 2014, UB telah mendapatkan predikat WTP dari aspek kinerja pengelolaan keuangan, di tahun 2018 UB juga mendapat penghargaan Program Asuh PT (Perguruan Tinggi) Unggul, serta meraih peringkat II bidang prestasi kemahasiswaan nasional dari Ditjen Belmawa Kemenristekdikti,"kara Rektor UB.

Selain itu, saat ini UB sudah mempunyai 34 jurnal bereputasi tinggi, satu jurnal internasional terindeks scopus, 33 jurnal bereputasi sedang, serta 44 jurnal terakreditasi nasional.