PKM RSH : Mahasiswa FIA UB Luncurkan Inovasi Model Pembelajaran Metakognitif Berbasis Boardgame

Tim PKM RSH FIA UB
Tim PKM RSH FIA UB

Kota Malang mencatatkan prestasi gemilang dalam bidang literasi keuangan. Menurut data terbaru yang dirilis oleh Pemerintah Kota Malang pada tahun 2022, tingkat literasi keuangan di kota ini mencapai 69,43%. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional yang hanya sebesar 49,68%. Terlebih lagi, sektor inklusi keuangan juga mengalami peningkatan signifikan dengan angka mencapai 86,53%, melebihi rata-rata nasional sebesar 85,10%. Kenaikan ini menunjukkan bahwa warga Kota Malang semakin terbuka terhadap informasi dan perkembangan dunia keuangan.

Fenomena ini menarik perhatian Mahasiswa Tim PKM RSH FIA UB yang terdiri dari Ishak Harel Sintong sebagai ketua tim bersama anggota Verlita Alfiyyah Anggraini, Jasmine Inga Novendra, Alyah Hasnah Saputri, dan Finna Ikhlasul Amaliyah, bersama dengan dosen pendamping Bapak Dr. Abd. Qadir Muslim, S.Pd.I., M.Pd. Mereka menciptakan terobosan baru dalam pembelajaran literasi keuangan digital yang dikemas dalam bentuk board game. Mereka beranggapan bahwa perencanaan keuangan yang efektif dan efisien melalui literasi keuangan digital perlu dilakukan sedini mungkin, terutama bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang akan memasuki usia legal dalam mengakses keseluruhan fasilitas dan layanan keuangan digital.

Model pembelajaran metakognitif sendiri menawarkan siswa kesempatan untuk lebih memahami proses belajar mereka sendiri dengan pendekatan inovatif yang mengintegrasikan penggunaan board game dalam proses pembelajaran yang menggabungkan aspek-aspek literasi keuangan digital seperti pengelolaan anggaran, investasi, dan pengambilan keputusan keuangan.

Ishak Harel, ketua tim penelitian ini, menyatakan, “Pemahaman literasi keuangan digital merupakan elemen penting dalam mempersiapkan  generasi muda untuk memahami konsep keuangan digital dengan lebih baik sehingga mereka dapat mengelola keuangan pribadi mereka di masa depan yang semakin terdigitalisasi.”

Penelitian ini melibatkan sekitar 288 siswa SMA di Kota Malang yaitu SMAN 1, SMAN 3, dan SMAN 4. Mereka dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran metakognitif dengan boardgame dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Kedua kelompok ini kemudian diuji untuk mengukur tingkat pemahaman literasi keuangan digital mereka sebelum dan setelah intervensi.

Berdasarkan data kuesioner dan wawancara yang telah dilakukan, hasil menunjukkan adanya pengaruh positif yang signifikan dari model pembelajaran metakognitif berbasis board game terhadap pemahaman literasi keuangan digital siswa. Siswa yang mendapatkan pembelajaran metakognitif dengan board game menunjukkan peningkatan yang lebih besar dalam pemahaman literasi keuangan digital dibandingkan dengan siswa yang hanya mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan metakognitif, yang mengajarkan siswa untuk lebih memahami cara mereka belajar, dapat menjadi metode yang efektif untuk meningkatkan literasi keuangan digital mereka.

“Kita hidup di dunia digital, sehingga belajar tentang literasi keuangan digital adalah wajib dan saya merasa ini adalah keterampilan yang akan saya gunakan dalam hidup saya setiap hari seperti mengatur anggaran dan merencanakan keuangan dengan lebih bijak,” ucap Shandiva, salah satu siswi SMA.

Dengan demikian, penggabungan model pembelajaran metakognitif dengan pemanfaatan boardgame sebagai media pembelajaran menjanjikan potensi besar untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, mendalam, dan efektif. Pendekatan ini tidak hanya membantu siswa memahami materi dengan lebih baik tetapi juga meningkatkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan dalam pendekatan pembelajaran, diharapkan pendidikan terus bergerak maju, membawa peluang baru bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih inovatif seperti layaknya meningkatkan pemahaman literasi keuangan dengan menggunakan metode pembelajaran metakognitif berbasis boardgame seperti yang telah dilakukan oleh tim PKM RSH UB 2023 tersebut.(Tim /WDD/Humas UB)