Diabetes Tak Dapat Disembuhkan, Tapi Bisa di Cegah

Berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan RI, terakhir tahun 2013 jumlah penduduk Indonesia yang memiliki penyakit diabetes militus sudah mencapai angka 9.1 juta jiwa dan jumlah ini terus bertambah dan diprediksi pada tahun 2030 akan mencapai 21.3 juta jiwa (Kemnkes, 2017).

Untuk menanggulangi peningkatan penderita diabetes mellitus, maka dapat dilakukan dengan mengurangi konsumsi makanan yang dapat meningkatkan kadar glikemik darah.

Sementara data menunjukkan bahwa terdapat sekitar 150 jumlah warga Dadaptulis di Kecamatan Dadaorejo – Junrejo – Batu yang berusia lanjut (diatas 55 tahun). Padahal data menunjukkan bahwa kelompok lansia rentan penyakit dengan angka sebesar 26,93%.

Proses penuaan  menyebabkan banyak penyakit muncul pada lansia baik berupa penyakit degeneratif (tidak menular) dan penyakit menular. Penyakit tidak menular seperti hipertensi, magh kronis,  gagal ginjal, stroke, rematik, dan diabetes.

Inilah yang melatari, Hera Sisca Prasmita, STP, M.Sc., dosen jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya melakukan penyuluhan gizi pada kelompok lansia di Desa Dadaptulis, Kecamatan Junrejo – Batu. Setelah melakukan analisis status gizi dan pola hidup lansia, Hera Sisca kemudian melakukan penyuluhan gizi dengan membagikan booklet “Cegah Diabetes” secara gratis kepada para lansia di kelurahan Dadaprejo.

“Allhamdulillah, terimakasih untuk FTP UB yang telah membagikan booklet bergambar yang berisi tentang makanan sehat dan diet untuk pencegahan penyakit diabetes bagi lansia memuat pengertian diabetes, gejala yang ditimbulkan dan pola makan yang dianjurkan bagi para lansia di Dadaprejo” tutur Ketua Posyandu Lansia Dadaptulis Dadaprejo, Nurwindari.

“Sebenarnya posyandu kami selama ini telah rutin melakukan berbagai kegiatan seperti diantaranya pengukuran berat badan, pengukuran tinggi badan,  pengukuran tekanan darah serta pengecekan kadar gula darah, kolesterol dan asam urat gratis bersama Dinas Kesehatan Kota Batu. Hanya saja sejak adanya pandemi Covid-19 ini rutinitas kegiatan posyandu menjadi sedikit terkendala. Alhamdulillah adanya pembagian booklet ini dapat menjadi solusi posyandu untuk tetap berkegiatan. Sekaligus ini merupakan sarana yang tepat bagi para lansia untuk mencegah diabetes”, lanjutnya.

“Terimakasih sekali untuk tim FTP UB, tidak hanya membagikan booklet, tetapi juga memberikan bantuan sarana prasara  pendukung berupa kursi, box dan alat ukur tinggi badan. Ini sangat berguna sekali, karena kurangnya sarana dan prasarana seperti kursi untuk tempat  para peserta antri menunggu giliran cek kesehatan, membuat mereka harus berdiri,” tandasnya.

Sementara itu Hera Sisca menjelaskan bahwa tujuan kegiatan  ini adalah mengidentifikasi permasalahan kesehatan dan status gizi kelompok lansia ,  mengidentifikasi pola hidup dan pola konsumsi gizi kelompok lansia , mengukur level gula darah kelompok lansia , meningkatkan kenyamanan dan keamanan posyandu serta membina hubungan baik antara pihak akademisi dengan pihak masyarakat sasaran di Kelurahan Dadaprejo.

“Sengaja kami menyasar para lansia, karena kelompok ini relatif jarang tersorot. Padahal kelompok ini rawan penyakit termasuk diabetes”, tuturnya.

Menurutnya, Posyandu Dadaprejo, mendapatkan bantuan sarana prasarana mengingat sebagian besar para lansia memiliki kendala duduk dilantai karena kondisi kesehatan, maka perlu adanya kursi tambahan untuk beristirahat .

Selain itu juga dibagikan booklet berisi tips praktis cegah diabetes yang dilengkapi gambar, yang memberikan informasi  tentang  pola hidup sehat cegah diabetes, perbanyak konsumsi minuman sehat, menurunkan berat badan, berhenti merokok serta jangan terlalu sering duduk.

Program ini juga mendukung upaya peningkatan taraf hidup dan Umur Harapan Hidup (UUH) yang merupakan program kesehatan berskala nasional. Diharapkan program ini dapat membantu merumuskan upaya perbaikan pengetahuan tentang gizi dan pola hidup yang dapat menurunkan atau mencegah penyakit diabetes pada kelompok lanjut usia yang ada di Kelurahan Dadaprejo.

Diabetes tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dicegah dengan mengendalikan kadar gula dalam darah pada level normal dengan mengatur pola makan yang baik. Selanjutnya, upaya-upaya ini diharapkan dapat menstimulasi peningkatan produktifitas, aktivitas dan tingkat kesehatan kelompok lanjut usia,” pungkasnya. (dse)