PPDS UB Kampanyekan Kesehatan Jantung Sejak Dini

Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Brawijaya (UB) melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (Pengmas) pada Kamis (1/2). Kegiatan dilaksanakan di SD Ngijo 1 Kabupaten Malang dengan tema “Skrining Biru dan Pemeriksaan Echocardiography Penyakit Jantung Bawaan dan Launching Buku Saku Edukasi Pasien Penyakit Jantung Bawaan dan Keluarganya.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diselenggarakan atas kerjasama antara beberapa pihak. Kerjasama Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesi (Perki) Malang, Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Malang, Fakultas Kedokteran (FK) UB dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Hadir untuk membuka kegiatan adalah Bupati Malang Drs. Sanusi MM.

Pada sambutannya Sanusi menyampaikan bahwa, kegiatan sosialisasi ini sangat penting untuk memberikan pengetahuan terkait deteksi dini penyakit jantung kepada masyarakat sejak dini. Masyarakat diharapkan akan dapat menjaga kesehatan, terhindar, dan mengetahui berbagai perawatan terkait penyakit jantung.

“Saya ucapkan terimakasih dan mengapresiasi atas kepedulian Perki Malang dan FK UB untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Malang. Kesehatan generasi muda merupakan salah satu kunci menyongsong masa depan yang lebih baik. Gerakan Masyarakat Sehat menjadi salah satu program penting yg dijalankan oleh Pemkab Malang,” sambut Sanusi.

“Pengetahuan dan kepedulian untuk selalu menjaga kesehatan sejak dini perlu terus digalakkan. Kesehatan akan mampu meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan masyarakat, sambung Sanusi.

Kegiatan ini dilaksakana dalam beberapa rangkaian agenda. Penyuluhan terkait penyakit jantung oleh dr. Valerinna Yogibuana, Sp, JP(K), Launching buku saku edukasi pasien penyakit jantung bawaan dan keluarga, penyerahan buku, screening serta pendataan, dan pemeriksaan pasien penyakit jantung. Sebanyak 10 orang PPDS UB  terjun langsung untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ini. [pon/ron/humas]