Pelatihan Pemasaran dan Keuangan Strategi Pengembangan UMKM di Malang Raya

Dosen FEB UB DR Wuryan Andayani memberikan bimbingan bagaimana membuat laporan keuangan sederhana dan memasarkan produk melalui media sosial. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan Bulan Juli 2023 dengan metode ceramah dan materi disampaikan dalam tayangan power point.

Bimbingan kepada UMKM yang diberikan Wuri adalah bagaimana menjelaskan membuat laporan keuangan dan mempersiapkan beberapa buku catatan transaksi keuangan, antaralain buku kas, buku persediaan barang, buku Pembelian Barang, serta buku utang dan piutang.
“Sumber data yang digunakan untuk membuat laporan keuangan adalah kuintansi atau nota jual dan beli. Kuintansi atau nota digunakan untuk jumlah barang yang terjual. Kuitansi juga bisa dijadikan sebagai alat bukti,” katanya.

Wury mencontohkan Sebuah perusahaan bernama PT Maju Jaya menjual produk singkong keju dan kentang balado memiliki saldo kas awal sebesar Rp5.500.000. Pada bulan Januari perusahaan tersebut berhasil menjual produk singkong keju sebanyak 30 pcs dan kentang balado 50 pcs dengan total penjualan tunai sebesar Rp4.000.000. Dan pada bulan itu PT Maju Jaya harus membayar pengeluaran untuk membayar listrik, telepon, dan transportasi sebesar Rp2.000.000.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2022 mengemukakan bahwa pengguna internet di Indonesia mencapai sekitar 196 juta jiwa atau sekitar 72,8% dari total populasi Indonesia yaitu mencapai 270 juta jiwa. Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan internet di Indonesia semakin meningkat dan menunjukkan tren positif. Pertumbuhan e-commerce juga meningkat pesat dengan total nilai transaksi e-commerce di Indonesia mencapai 40 USD pada tahun 2020, meningkat sebesar 37,46% dari tahun sebelumnya. Terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi untuk meningkatkan penggunaan internet di Indonesia, seperti tingkat literasi digital yang  rendah di masyarakat Indonesia. UMKM merupakan sektor usaha yang cukup penting bagi perekonomian di Indonesia, akan tetapi banyak yang kesulitan dalam mengakses pasar yang lebih luas dan dalam hal manajemen serta sumber daya manusia. (WRY/OKY/Humas UB).