Peduli Sejarah, Mahasiswa FISIP Ini Punya Cara Unik

Verdy Firmantoro Bersama Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Anies BaswedanUntuk menaruh kepeduliannya terhadap sejarah khususnya naskah kuno, mahasiswa FISIP UB Verdy Firmantoro melakukannya dengan cara unik. Selain melakukan aksi peduli “Peradaban yang Terjual” oleh Relawan Peduli Sejarah, Verdy Firmantoro sebagai ketuanya menggagas untuk memberikan enam naskah kuno hasil sumbangan dari kolektor naskah kuno, Erwin Dian Rosyidi, kepada sejumlah pihak.

Enam naskah kuno milik Erwin diberikan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, Kepala Perpustakaan Nasional Hj. Sri Sularsih, Msi dan Ketua Komisi X Bidang Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Teuku Riefky Harsya.

Lebih lanjut, mahasiswa semester VII Ilmu Komunikasi FISIP UB tersebut mengatakan rencananya naskah kuno tersebut akan diberikan kepada Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo.

Gagasan yang dilakukan oleh Verdy merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap warisan budaya yang selama ini tidak banyak mendapat perhatian bangsa indonesia sendiri.

“Kita harus prihatin terhadap banyaknya naskah kuno yang justru banyak terdapat di luar negeri dibandingkan di negara Indonesia sendiri,” kata Verdy. [Oky Dian/Humas UB]