Pameran 190 tenant Mahasiswa Tutup AWMM 2023

Expo Creatopreneur Festival
Expo Creatopreneur Festival

Sebanyak 190 tenant meramaikan Expo Creatopreneur Festival, Selasa – Rabu (5-6/12/2023). Expo ini merupakan penutup program Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka (AWMM) tahun 2023 yang berlangsung selama 4 bulan di Universitas Brawijaya.

Disampaikan Mohammad Iqbal, S.Sos., M.I.B., DBA., Ketua Pelaksana AWMM 2023, AWMM yang melibatkan 400 mahasiswa dari 45 perguruan tinggi di Indonesia.

“Brawijaya terkoneksi dengan 45 perguruan tinggi yang turut hadir pada pelaksanaan AWMM,” ujarnya.

Ia mendorong agar UB harus punya peran sebagai katalis ketika berbicara tentang pendidikan entrepreneurship. Entrepreneurship dan inovasi menjadi bagian penting dalam tumbuh kembangnya Brawijaya.

Rektor Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D. Med. Sc.  mengatakan entrepreneur jadi bagian penting untuk menumbuhkan dunia usaha dan industri Indonesia. “Tapi lebih penting dari itu entrepreneur adalah spirit. Spirit entrepreneur  ketika menghadapi masalah melihat itu adalah peluang untuk mencari inovasi,” tambahnya.

Menurutnya bidang pekerjaan apapun membutuhkan spirit entrepreneur. Seorang peneliti ataupun pengusaha yang tidak memiliki jiwa entrepreneur tidak bisa besar karena harus ada ada inovasi, kreativitas

Pelaksanaan expo Creatopreneur Festival 2023 ini, AWMM 2023 berkolaborasi dengan Departemen Manajemen FEB UB. Penyelenggaraan Expo dikelola mahasiswa dari kelas Event Management prodi kewirausahaan. Hadir pula sebagai peserta mahasiswa kelas Bisnis Value Creation dan Laboratorium Kewirausahaan yg ikut turut serta mempresentasikan 58 ide bisnis nya.

Aplikasi Perjalanan

Tim menjelaskan kepada pungunjung manfaat aplikasi "kitajalan!"
Tim menjelaskan kepada pungunjung manfaat aplikasi “kitajalan!”

Salah satu peserta pameran adalah kelompok gabungan mahasiswa yang menawarkan aplikasi perjalanan Bernama “kitajalan!”. Kelompok Gabungan ini terdiri dari Muhammad Tri Hakim (Universitas Musamus, Merauke), Hasmo Arrizal Rafiif Akmal (Universitas Negeri Malang), Annisa Permataning Titah Rachman (Politeknik Negeri Malang), M. Dzikrul Hakim (Universitas Brawijaya).

Mereka berempat mengikuti kelas AWMM mulai Agustus, melalui mini game  ini terbentuk kelompok dari empat perguruan tinggi yang berbeda. Kemudian mereka menyatukan ide bisnis masing-masing dan akhirnya memilih bentuk aplikasi ini.

Dijelaskan Annisa aplikasi ini merupakan platform digitalisasi pariwisata. Keunggulan dari aplikasi ini adalah fasilitas AI (Artificial Intellegence) Chat, pengguna bisa mendapatkan rekomendasi tujuan dari tipe aktivitas atau keinginan yang diketikkan.[sitirahma]