Mengulik Iman, Spiritualitas dan Kebutuhan Manusia Modern Bersama Prof. Ali Maksum

Prof. Dr. Ali Maksum, M.Ag., M.Si. memaparkan kajian bertemakan Iman, Spiritualitas dan Kebutuhan Manusia Modern dalam kegiatan Ngabuburit FISIP – ISSC yang diadakan oleh Islamic Social Science Community (ISSC) FISIP, Rabu (20/3/2024), .

Dalam materi yang dibawakan, dia menghubungkan realitas sosial yang terjadi di masyarakat dengan tiga narasi besar yang ditulis oleh Yuval Noah Harari serta teori Hukum Tiga Tahap oleh Auguste Comte.

Prof. Dr. Ali Maksum, M.Ag., M.Si. juga menyampaikan tentang tiga permasalahan besar yang dialami oleh manusia di era modern, yaitu manusia yang mengalami nestapa, one dimension man, dan masyarakat risiko.

“Yang harus kita lakukan dan kuatkan, ya kita kembali kepada agama dengan beriman. Iman adalah mengucapkan secara lisan, membenarkan dalam hati, dan mengamalkan dalam perbuatan,” tuturnya mengenai solusi dari permasalahan besar yang dijelaskan sebelumnya.

Ketua Departemen Sosiologi UB ini juga menyampaikan tentang Spiritualitas Baru yang dikemukakan oleh Denny Januar Ali.

“Menurut spiritualitas baru, manusia membutuhkan Tuhan untuk bersandar dan mencari ketenangan jiwa, bukan yang Maha Menghukum dan Maha menentukan hidup manusia, akan tetapi yang dibutuhkan adalah Tuhan yang pemuh kasih sayang,” ujarnya.

Kajian yang disampaikan oleh Prof. Dr. Ali Maksum, M.Ag., M.Si. pun ditutup dengan rumus spiritualitas baru yang terdiri dari personal relationship, positivity, passion, small winning, dan spirituality blue diamond.

Dengan adanya kajian ini, diharapkan membuat mahasiswa FISIP UB dapat termotivasi untuk meningkatkan keimanan serta memperluas wawasan mengenai spiritualitas sebagai kekuatan yang dapat memberikan nafas bagi kehidupan kita. (Fazlar – Humas FISIP/OKY/Humas UB)