Mahasiswa, Warga, dan Dinas Kehutanan Lumajang Lakukan Tanam Pohon Bersama di Desa Sidomulyo

Kelompok MMD 521 melakukan aksi penanaman pohon bersama Cabang Dinas Kehutanan Lumajang. Bertempat di lokasi penanaman pohon yang berada pada embung jolali yang merupakan salah satu sumber mata air yang ada pada desa sidomulyo, acara tersebut merupakan hasil kerjasama antara kelompok MMD 521, masyarakat desa dan Cabang Dinas Kehutanan Lumajang. Tujuan utamanya adalah untuk menguatkan daerah resapan air yang berada pada sekitaran sungai  dan menghidupkan kembali keindahan alam desa.

Dengan dukungan penuh dari Dinas Kehutanan Lumajang, sejumlah bibit pohon yang telah disiapkan dengan hati-hati ditanam di sepanjang area yang membutuhkan pemulihan. Kehadiran petugas dinas di acara tersebut juga membuktikan keterlibatan dan komitmen pemerintah dalam upaya pelestarian alam.

Selain penanaman pohon itu sendiri, acara ini juga menawarkan pendidikan lingkungan yang bermakna. Petugas dari Cabang Dinas Kehutanan Lumajang memberikan penjelasan mengenai pentingnya reboisasi, peran penting pohon dalam menjaga keseimbangan ekosistem, serta bagaimana masyarakat dapat terlibat dalam upaya pelestarian lingkungan.

Hal ini memberikan pemahaman yang lebih dalam kepada masyarakat tentang dampak positif dari tindakan nyata dalam melestarikan lingkungan dan menjaga keanekaragaman hayati.

Kepala Dinas Kehutanan Lumajang Achmad Ahyani yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif ini.

“Kami bangga melihat bagaimana masyarakat Desa Sidomulyo dan mahasiswa dari universitas brawijaya ini bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Lumajang dalam usaha yang penting ini. Ini adalah contoh nyata betapa kerjasama yang baik antara masyarakat dan pemerintah dapat menghasilkan dampak positif yang besar bagi lingkungan dan keberlanjutan,” kata Achmad Yani.

Aksi penanaman pohon kembali ini bukan hanya tentang merevitalisasi alam, tetapi juga tentang menginspirasi kolaborasi yang lebih luas dalam pelestarian alam. Diharapkan bahwa semangat kolaboratif ini akan terus tumbuh dan menjadi pijakan untuk langkah-langkah konservasi yang lebih besar di masa depan. (*/OKY/Humas UB)