Mahasiswa UB Respon Positif Pembukaan Layanan OFFLINE

Pembukaan layanan offline Perpustakaan UB disambut gembira oleh para mahasiswa Universitas Brawijaya. Ini terlihat dari antusiasme mahasiswa yang datang mulai hari pertama sampai dengan saat ini. Mereka memang sudah lama menginginkan Perpustakaan UB membuka layanan offline meskipun pandemi belum berakhir karena membutuhkan akses secara langsung pada koleksi tugas akhir.

“Dengan dibukanya layanan fisik ini akan berpengaruh banyak pada pengerjaan tesis saya karena Perpustakaan UB memberikan fasilitas literatur, selain itu situasi yang benar-benar mendukung, kondisi yang tenang dan tidak banyak gangguan seperti di rumah. Misalnya gangguan dari luar seperti tetangga atau orang yang lewat. Saya berterimakasih sekali dengan dibukanya kembali Perpustakaan UB,” ujar Reza Nugraha, mahasiswa Fisip S2 Ilmu Komunikasi yang sedang mengerjakan tesis.

Begitu pula dengan mahasiswa UB bernama Ulya Nur Hamima. Mahasiswa Fakultas Hukum yang sejak pandemi terpaksa kembali ke rumahnya di Blitar merasa kesulitan mendapatkan referensi untuk mengerjakan skripsi.

“Alhamdulillah untuk mencari referensi terkait pengerjaan skripsi menjadi lebih mudah. Karena sebelumnya kita hanya bisa melakukan peminjaman buku secara online. Kita sekarang sudah bisa membaca di tempat, untuk mencari referensi skripsi, tesis dan disertasi bisa dilakukan secara langsung. Ini benar-benar sangat membantu. Apalagi sejak di pintu masuk protokol Kesehatan diterapkan dengan baik dan benar sehingga mahasiswa UB tidak usah khawatir untuk datang ke Perpustakaan UB,”kata Ulya

Senada dengan Ulya, Adhyaksa Aulia Wibowo, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Semester 7 mengatakan pembukaan layanan fisik Perpustakaan UB memudahkan mahasiswa untuk mencari referensi-referensi bagi tugas mahasiswa. (IWN/Humas UB).