Mahasiswa Fapet Raih Penghargaan Internasional Lewat Gagasan Tertulis Energi Terbarukan

Tim Fapet Terdiri dari Dimas Teguh prasetiyo, Umi Lailasari, Berliana Arifa Noer Shodiq, Rifaldi Fadilah dan Muhammad Alfan Nurdin (FAPET 2018)

Mahasiswa Fakultas Peternakan (FAPET) Universitas Brawijaya (UB) berhasil meraih prestasi dalam kompetisi International Invention, Innovation & Technology Exhibition (ITEX) ke 33 yang diadakan oleh Malaysian Invention and Design Society (MINDS) Di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia pada Kamis-Jumat (26/5-27/5/2022).

Dalam ajang ITEX 2022, tim FAPET UB berhasil meraih medali emas dan penghargaan Best Young Investor Award atas gagasan tertulis mereka sebuah inovasi bernama Sistem Energi Hibrid pada Bidang Agrokompleks Berbasis Eco Friendly Smart Cage System Powered By Cattle Waste & Android As The 4.0. Gagasan ini muncul dari permasalahan mengenai perubahan iklim dan peningkatan jumlah penduduk di Indonesia.

Peningkatan jumlah penduduk ini berpengaruh pada peningkatan kebutuhan akan energi, sehingga salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan transisi penggunaan energi yang tidak dapat diperbaharui dengan Energi Baru Terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan.

Dimas Teguh berharap dengan adanya gagasan ini diharapkan mampu menjadikan pertanian dan perternakan di Indonesia lebih maju di kemudian hari.

“Saya mewakili teman-teman saya mengucapkan terima kasih kepada pihak diantaranya seluruh civitas akademik Universitas Brawijaya, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, dan Asiavesta yang sudah mendukung kami, sehingga kami bisa meraih medali emas di event internasional ITEX 2022,” kata Dimas.

ITEX 2022 ini merupakan kegiatan pameran penemuan dan inovasi teknologi level internasional yang diikuti lebih dari 23 negara. Di bawah bimbingan dosen Dr Abdul Manab,S.Pt.,MP. UB mengirim lima orang untuk mengikuti kompetisi ini, yaitu Dimas Teguh prasetiyo (FAPET 2018), Umi Lailasari (FAPET 2018) , Berliana Arifa Noer Shodiq (FAPET 2018), Rifaldi Fadilah (FAPET 2018), Ridho Pambudi (Fapet 2018), dan Muhammad Alfan Nurdin (FAPET 2018).