LPPM UB Dorong Dosen Muda UB Menghasilkan Penelitian Berkelas

Prof. Dr. Ir. Woro Busono, MS saat memberikan materi kepada dosen muda UBDemi Mewujudkan UB yang bermutu dan bereputasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menggelar Workshop dan Pendampingan Penyusunan Proposal Penelitian bagi Dosen Muda di Hotel Aria Gajayana Malang, Senin (1/2/2016).

Workshop ini digelar guna “menggenjot” potensi dosen-dosen muda di UB untuk menghasilkan penelitian yang berkelas dan bermuara ketika penelitian tersebut diaplikasikan di masyarakat.

Sekitar 130 dosen muda UB mengikuti workshop guna melengkapi kekurangan serta menyempurnakan pra-proposal yang telah dibuatnya.Jumlah publikasi penelitian merupakan tolok ukur kualitas perguruan tinggi, sehingga mau tidak mau UB harus meningkatkan kuantitas penelitian khususnya bagi dosen muda yang dianggap mempunyai potensi dan ide-ide baru untuk “menggarap” proposal penelitian.

Ketua LPPM UB Prof. Dr. Ir. Woro Busono, MS mengatakan mayoritas dosen tidak seimbang dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi. Dosen kebanyakan hanya fokus untuk mengajar sehingga mengesampingkan tugas untuk meneliti dan mengabdikan kepada masyarakat.

“Publikasi penelitian sangat penting karena selain menjadi syarat kelulusan, syarat kenaikan pangkat, dan syarat pencairan dana penelitian. Penelitian melalui publikasi, seorang dosen juga akan mendapatkan pengakuan atas hasil penelitiannya,” Kata Woro.

Woro juga menambahkan bahwa status dosen muda dalam penelitian ini masih sebagai peneliti ketiga sehingga kadang dosen muda sedikit enggan untuk membuat penelitian. Tetapi woro menyemangati para dosen muda agar tidak patah arang dalam melakukan penelitian.

LPPM UB berharap dengan workshop ini mampu menambal kekurangan tulisan dosen-dosen muda setelah mendapat informasi, materi serta tips dan trick dari pemateri yang semuanya merupakan reveiwer nasional sehingga nantinya hasil proposal penelitian yang akan dipresentasikan tanggal 3 Februari 2016 bisa memenuhi kriteria yang diinginan DIKTI dan mendapat dana penelitian.[dimas/Humas UB]