Lima Kali Pukulan Gong Tanda Dimulainya MTQ UB XVII

Pembukaan simbolis Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa
Pembukaan simbolis Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa

Pemukulan gong sebanyak lima kali dilakukan Wakil Rektor bidang Kemahasiswaa, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa Dr. Setiawan Noerdajasakti, S.H., M.H., menandakan dimulainya MTQ (Musabaqoh Tilawatil Qur’an) XVII tingkat universitas. Gelaran MTQ mengusung tema “Revitalisasi Karakter Qur’ani pada Generasi Emas Brawijaya dalam Menggapai Prestasi”. 

“Kompetisi MTQ UB 2024 akan berlangsung selama 2 hari perlombaan dengan jumlah peserta sebanyak 303 peserta yang nantinya akan berkompetisi untuk menjadi kafilah terbaik. Kafilah terbaik ini akan menjadi perwakilan Universitas Brawijaya pada ajang MTQ Mahasiswa Nasional tahun 2026,” ungkap koordinator MTQ UB, Ilhamuddin Nukman, S.Psi., M.A pada Pembukaan MTQ UB VII, Kamis malam (30/5/2024), di Gedung Samantha Krida.

Selain pemukulan gong, prosesi pembukaan juga diisi penyerahan Piala Bergilir dari kafilah Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) kepada panitia MTQMN yang diwakil Wakil Rektor. Selanjutnya sebagai penutup yakni parade defile kafilah dan penampilan nasyid yang memeriahkan acara.

MTQ UB memiliki 10 cabang lomba yang diturunkan dari cabang lomba di MTQMN 2023. Tahun ituUB menjadi tuan rumah dan Juara Umum. Cabang lomba diantaranya, Musabaqah Desain Aplikasi Islami (MDAI), Musabaqah Gagasan Futuristik Al-Qur’an (MGFA), Musabaqah Tartil Qur’an (MTrQ), Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Debat Ilmiah Al-Qur’an Arab (MDIA Arab), ⁠Musabaqah Debat Ilmiah Al-Quran Inggris (MDIA Inggris), ⁠Musabaqah Salawat Nabi (MSN,  ⁠Musabaqah Syarhil Quran (MSQ).

Salah satu peserta dari kafila FMIPA (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Muhammad Muthi Nur Ridzan, menyampaikan, “Kami berusaha meningkatkan persiapan dan lain-lain terus sampai hari Minggu. Apapun nanti hasilnya, mau dari fakultas manapun itu, saya harap dapat menjadi representasi dari Al-Qur’an itu sendiri.”

Berbeda dengan kontingen FMIPA, kafilah dari FK berharap pihaknya menjuarai umum MTQ UB tahun ini.

“Harapan untuk LKI FK UB kedepannya bisa memberikan banyak juara sehingga bisa mendapatkan juara umum,” ujar Rayyan perwakilan FK tersebut.

Lebih lanjut, Koordinator MTQ UB XVII 2024 berharap ajang ini bukan hanya sekedar kompetisi internal antar mahasiswa, tapi dapat menjadi wasilah untuk syiar Islam di Universitas Brawijaya. [dea/sitirahma]