Library Class: Tools and Techniques for Successful Research and Writing

Perpustakaan Universitas Brawijaya (UB) kembali menggelar kegiatan Library Class dengan tema “Crafting Academic Excellence: Tools and Techniques for Successful Research and Writing”. Acara yang diadakan di Ruang Pertemuan 1 Gedung Perpus UB Lantai 1 pada pukul 09.00 ini diikuti oleh para dosen UB yang ingin meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam penelitian dan penulisan akademis.

Pembicara dalam acara ini adalah Pitoyo Widhi Atmoko, S.Si,. M.Si dan Ir. Heri Prayitno, dengan Gabriel Wahyu Purnomo, S.AP., MM, sebagai moderator yang memandu jalannya acara. Materi yang disajikan melibatkan berbagai aspek kunci, seperti EduVPN UB untuk akses koleksi E-Resources UB dari luar jaringan UB, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam penelitian, pengelolaan referensi menggunakan Mendeley, scite.ai serta strategi penulisan akademis dengan alat seperti Publish or Perish.

Pitoyo Widhi Atmoko, seorang pakar dalam bidang kecerdasan buatan dan teknologi informasi, menjadi pembicara pertama dalam acara Library Class. Materi yang dibawakannya fokus pada penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia penelitian. Salah satu aspek yang diangkat adalah penggunaan Chat GPT sebagai alat untuk mendukung proses penulisan dan analisis data. Pembahasan ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana teknologi AI dapat diintegrasikan secara praktis dalam kegiatan penelitian, memberikan contoh konkret dengan memanfaatkan Chat GPT.

Di sisi lain, Ir. Heri Prayitno menjadi pembicara kedua yang membahas berbagai alat pendukung aktivitas akademis sehari-hari. Salah satu aspek utama yang dijelaskan adalah penggunaan EduVPN UB yang membantu para civitas akademika UB untuk mengakses semua koleksi E-Resources UB saat berada di luar jaringan UB. Selanjutnya, pembahasan melibatkan Mendeley, alat manajemen referensi yang mempermudah pengelolaan sumber-sumber literatur. Ir. Heri Prayitno juga membahas scite.ai, suatu platform yang membantu peneliti mengevaluasi keandalan dan kualitas sumber-sumber informasi. Terakhir, dia mengulas mengenai Publish or Perish, sebuah alat yang penting dalam strategi penulisan akademis, memungkinkan peneliti melacak dampak dan jumlah kutipan atas karya ilmiah mereka. Dengan menyajikan berbagai alat ini, pembicara kedua memberikan pandangan yang komprehensif mengenai teknologi dan platform yang dapat mendukung keberhasilan aktivitas akademis para dosen di Universitas Brawijaya.

Salah satu peserta, Gabryna Auliya Nugroho, dosen dari Fakultas Pertanian, mengungkapkan kesannya terhadap materi yang disampaikan.

“Materi yang disampaikan mengenai pemanfaatan Chat GPT, Scite.ai dan Publish of Perish sehingga dosen dapat menulis lebih cepat dibandingkan cara konvensional. Selain itu, dalam pelatihan ini dosen diberikan free akses dalam pelatihan sehingga dapat mempraktikkan di laptop masing-masing secara langsung,” ucapnya.

Penampilan pemateri dinilai sangat mengesankan oleh Gabryna.

“Pak Pitoyo dan Pak Heri sangat menguasai detil proses penulisan menggunakan berbagai app. Selain itu, pemateri sudah mmpersiapkan file-file yang dapat diunduh dan prompt untuk mempermudah pencarian bahan tulisan, sehingga peserta mendapatkan kemudahan dalam memahami pelatihan ini. ” tambahnya.

Selain itu, Gabryna juga memberikan saran untuk kegiatan Library Class selanjutnya. “Saya berharap untuk pelatihan ke depannya adalah setiap dosen yang ikut serta dapat diberikan free akun untuk akses aplikasi-aplikasi tersebut dan menambahkan pelatihan apps ithenticate untuk menyempurnakan penulisan,” tambahnya.

Kegiatan Library Class ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang penuh antusiasme dari para peserta. Perpustakaan UB berharap bahwa kegiatan ini dapat terus memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas penelitian dan penulisan para dosen di lingkungan UB. (*/OKY/Humas UB).