Library Class S3 Program Doktor Ilmu Pertanian Batch 2

UPT Perpustakaan Universitas Brawijaya (UB)menggelar acara Library Class yang  mengundang mahasiswa S3 Program Doktor Ilmu Pertanian dari Fakultas Pertanian Selasa, (14/11/2023), di Ruang Pertemuan 1, Gedung UPT Perpustakaan UB.

Acara dibuka dengan sambutan dan motivasi dari Sekretaris Pascasarjana FP Dr. Ir. Cicik Udayana, M.Si. yang mengatakan mahasiswa S3 wajib menulis jurnal internasional yang masuk Scopus 2.

Dia juga menekankan pentingnya literasidi era teknologi informasi dan kehadiran AI dalam mendukung kegiatan penelitian. Peserta yang hadir adalah mahasiswa S3 Ilmu Pertanian.

Pemateri pada acara ini adalah Pitoyo Widhi Atmoko, S.Si., M.Si. dan Ir. Hery Prayitno. Kedua pemateri ini adalah pakar di bidangnya dan memiliki pengalaman yang luas terkait penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam konteks pencarian referensi dari Scopus dan Systematic Literature Review (SLR).

Pitoyo Widhi Atmoko, S.Si., M.Si. membawakan sesi pertama dengan tema “Penggunaan AI untuk Pencarian Referensi dari Scopus.”

Dalam sesi ini, dia  menjelaskan secara rinci bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat diaplikasikan untuk mengoptimalkan pencarian referensi ilmiah, terutama dari database terkemuka seperti Scopus. .

Sesi kedua oleh Ir. Hery Prayitno fokus pada “SLR (Systematic Literature Review) dengan Pendekatan AI.” Materi ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana AI dapat digunakan untuk menyusun literature review secara sistematis, membantu mahasiswa dalam mengidentifikasi dan menyaring informasi yang relevan dari berbagai sumber literatur.

Pada akhir acara, dilakukan sesi tanya jawab dan diskusi lebih lanjut. Peserta nampak antusias berbagi pengalaman dan pertanyaan terkait penerapan AI dalam konteks akademis. Dengan suasana yang penuh semangat, acara Library Class ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan literasi informasi mahasiswa S3 Ilmu Pertanian di Universitas Brawijaya.

Library Class yang diadakan oleh UPT Perpustakaan Universitas Brawijaya ini bukan hanya memberikan pengetahuan tambahan, tetapi juga membuka wawasan mahasiswa terhadap kemajuan teknologi, khususnya dalam mendukung proses penelitian di bidang Ilmu Pertanian. Semoga acara serupa dapat terus diadakan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan di lingkungan akademis. (*/OKY/Humas UB)