Kuliah Umum Bela Negara : Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan dan Strategi Pencegahan Terorisme di Lingkungan Universitas Brawijaya

 

Mayjen TNI Nisan Setiadi, SE., M.Si.,(Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT) saat memberikan materi pada Kuliah Umum Bela Negara
Mayjen TNI Nisan Setiadi, SE., M.Si.,(Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT) saat memberikan materi pada Kuliah Umum Bela Negara

Deputi Bidang ┬áPencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT. Mayjen TNI Nisan Setiadi, SE., M.Si., secara resmi memberikan kuliah umum kepada para Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya (UB) di Gedung Samantha Krida (Sakri) pada Rabu (27/9/2023). Acara yang bertema “Bela Negara” ini dihadiri oleh lebih dari 2000 Mahasiswa Baru (Maba) serta jajaran pimpinan Universitas Brawijaya, staf BNPT, tim Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jatim, dan Duta Damai Dunia Maya Jatim.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membekali Mahasiswa Baru UB dengan pengetahuan yang penting tentang nilai-nilai kebangsaan serta strategi pencegahan terorisme di lingkungan kampus.

Dr. Setiawan Noerdajasakti, SH., MH. (Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa UB) saat memberi sambutan pada acara Kuliah Umum Bela Negara
Dr. Setiawan Noerdajasakti, SH., MH. (Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa UB) saat memberi sambutan pada acara Kuliah Umum Bela Negara

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa UB, Dr. Setiawan Noerdajasakti, SH., MH., menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan bahwa kuliah umum ini merupakan bagian dari Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKK-MB).

Dr. Setiawan juga menekankan pentingnya menguatkan nilai-nilai kebangsaan di antara mahasiswa UB, sesuai dengan instruksi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). UB memiliki komitmen serius untuk menanamkan wawasan kebangsaan dan bela negara kepada seluruh mahasiswa baru.

Dalam kuliah tamu, Mayjen TNI Nisan Setiadi, SE., M.Si., memaparkan bahaya radikalisme dan terorisme. Ia mengajak para mahasiswa untuk tidak terjebak dalam ideologi yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Setiadi juga menyoroti peran cyberspace, yang seringkali digunakan oleh pihak-pihak intoleran untuk menyebarkan pesan-pesan yang bertentangan dengan semangat kebangsaan.

“Kita harus berhati-hati terhadap penyebaran radikalisme, menolak kekerasan, dan menolak ideologi radikal serta terorisme. Mari bersama-sama wujudkan Indonesia damai dan harmonis dengan cinta kepada Pancasila, sebagai pemersatu ideologi bangsa Indonesia,” ujar Setiadi.

Kuliah umum ini menjadi salah satu langkah konkret UB dalam mendukung program pencegahan terorisme dan pembinaan pendidikan Bela Negara, sebagai upaya nyata untuk membangun mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran akan pentingnya nilai-nilai kebangsaan. (WHY/Humas UB)

Antusias Mahasiswa Baru saat sesi tanya jawab bersama Dr.rer.pol. Romy Hermawan, S.Sos., MAP sebagai moderator
Antusias Mahasiswa Baru saat sesi tanya jawab bersama Dr.rer.pol. Romy Hermawan, S.Sos., MAP sebagai moderator