Kompetisi I-Challenge 2016 Tantang Inovator Dalam dan Luar Negeri

I Challenge Competition 2016Program Studi Teknik Kimia (PSTK) Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB) akan kembali menyelenggarakan event tahunan yang telah menjadi ikon prodi yakni Indonesia Chemical Engineering Event atau I-Challenge 2016.

Berdasarkan keterangan Ketua Panitia, Naufal Zuhdi, I-Challenge tahun ini mengambil tema Applicable Product and Technology for Society (A-PROTECHS) yang bertujuan untuk menampung sekaligus menjembatani inovasi-inovasi terbaru yang dicanangkan mahasiswa khususnya yang masih menempuh jenjang Strata 1 (S1).

“Inovasi ini bersifat aplikatif sehingga dapat diimplementasikan di masyarakat untuk kesehariannya,” ujar Naufal saat ditemui di kampus Program Studi Teknik Kimia, Kamis, 21 Juli 2016.

Rangkaian acara dimulai dengan pengumpulan abstrak atau poster yang berlangsung di bulan Juli dan Agustus. Kemudian karya-karya yang memenuhi kualifikasi akan dipertandingkan dan dipamerkan di bulan November mendatang.

Naufal menambahkan, panitia mencanangkan kompetisi tahun ini menjadi awal mula diperkenalkannya kompetisi I-Challenge ke ranah internasional.

“Jadi nanti akan ada International Exhibition yang terbuka untuk peserta baik dari dalam dan luar negeri,” katanya.

Panitia sendiri juga telah mengundang inovator-inovator dari negara tetangga seperti Malaysia, Australia, dan Taiwan untuk berpartisipasi. Kemudian, melihat potensi dari jaringan yang telah dibangun prodi selama ini, tidak menutup kemungkinan peserta dari negara lain turut berpartisipasi.

Sebisa mungkin, tegas Naufal, panitia akan mem-branding kegiatan I-Challenge melalui nama Program Studi Teknik Kimia FT-UB yang sudah cukup tenar di dalam dan di luar negeri karena telah menjuarai beberapa kompetisi serupa.

Peserta I-Challenge, lanjut Naufal, tidak dibatasi untuk mahasiswa teknik kimia saja, melainkan juga dibuka untuk mahasiswa non-teknik kimia ataupun lintas jurusan selama memang mempunyai inovasi aplikatif untuk masyarakat luas.

“Seperti tahun lalu juara 2 dari Universitas Diponegoro anggota mereka tidak dari jurusan yang sama,” ungkapnya.

I-Challenge 2016 mengambil sub tema Approriate Technolgy in Processing and Waste Utilization, Products and Technologies for Processing Biological Resources, dan Technology for Generating Sustainable Energy.

Tahun lalu I-Challenge sukses melahirkan karya-karya inovatif seperti sampo berbusa alami SULURI, generator mini untuk keran air OASE, obat diare untuk kelinci RABALTIC, Spray pereda sakit gigi BETEL-S, pakan ternak berkualitas SUBUR, dan karya-karya lainnya. (and/Humas UB)

Informasi lebih lanjut dapat dilihat disini