Prasetya Online

>

Kliping

Achmad Sodiki jadi Wakil Ketua MK

Dikirim oleh humas3 pada 13 Januari 2010 | Dari Malang Post, edisi Rabu, 13 Januari 2010 | Komentar : 0 | Dilihat : 2459

Hakim Konstitusi, Ahmad Sodiki, terpilih menjadi Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) untuk periode 2010 - 2013. Dia terpilih setelah melalui pemilihan yang alot sampai empat putaran. Sebelum menjabat hakim konstitusi, Ahmad Sodiki merupakan Guru besar Ilmu Hukum Universitas Brawijaya (UB) Malang.

 

Sodiki Wakil Ketua MK

Dikirim oleh humas3 pada 13 Januari 2010 | Dari Surya, edisi Rabu, 13 Januari 2010 | Komentar : 0 | Dilihat : 2904

Prof Ahmad Sodiki terpilih menjadi Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) menggantikan Abdul Mukhtie Fadjar yang telah memasuki masa pensiun. Guru besar Ilmu Hukum Universitas Brawijaya (UB) Malang tersebut terpilih dalam sidang pemilihan di Gedung MK, Selasa (12/1). Ketua MK Moh Mahfud MD mengatakan, Wakil Ketua MK lebih banyak mengurusi maslaah internal yang terdapat dalam lembaga MK seperti administrasi dan kepegawaian.

Yogi Tinggal Apa Kata Menteri

Dikirim oleh humas3 pada 13 Januari 2010 | Dari Surya, edisi Rabu, 13 Januari 2010 | Komentar : 0 | Dilihat : 2461

Pada pemilihan tingkat senat, Selasa (12/1) Yogi Sugito merebut 124 suara atau 86,11 persen dari 144 suara yang memberikan hak pilihnya dalam pemilihan Rektor Universitas Brawijaya periode 2010 - 2014. Pelantikan Yogi menunggu keputusan Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh. Atas keberhasilannya Yogi menyatakan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada dirinya dalam meningkatkan prestasi UB.

Achmad Sodiki Wakil Ketua MK

Dikirim oleh humas3 pada 12 Januari 2010 | Dari Jawa Pos, edisi Rabu, 13 Januari 2010 | Komentar : 0 | Dilihat : 3076

Mahkamah Konstitusi (MK) menetapkan Hakim Konstitusi Achmad Sodiki sebagai wakil ketua periode 2010 - 2013. Pemilihan dilakukan terbuka melalui empat tahap. Dalam proses pemungutan suara, Achmad Sodiki memperoleh lima suara dan Arsyad Sanusi yang juga merupakan kandidat mendapatkan tiga suara. Satu suara abstain.

SDM Kampus Belum Siap

Dikirim oleh humas3 pada 12 Januari 2010 | Dari Jawa Pos, edisi Selasa, 12 Januari 2010 | Komentar : 0 | Dilihat : 3583

UU BHP Nomor 9/2009 belum sepenuhnya menguntungkan perguruan tinggi. Sebab, dari beberapa aspek justru universitas yang akan dirugikan secara finansial dimana harus menanggung 30 persen dari biaya operasional pendidikan. Demikian ungkap Wawan Sobari yang merupakan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Tidak hanya persoalan finansial, yang juga menjadi beban adalah kesiapan sumber daya manusia. Selama ini pola pikir SDM perguruan tinggi masih belum seperti SDM di perusahaan yang menuntut kerja cepat dan tepat.