Prasetya Online

>

Kliping

Marak Kasus Bunuh Diri, Pakar Psikologi Angkat Bicara

Dikirim oleh zenefale pada 19 September 2017 | Dari Berita Metro, edisi Kamis 10 Agustus 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 142

Kasus tewasnya mahasiswa UB, Lukman Arifin di kamar kos, Senin lalu (7/8), hingga kini masih belum diketahui secara pasti penyebabnya. Namun hasil olah TKP phak kepolisian, diduga ada gas pengisi air conditioner atau yang dikenal dengan Freon masuk kedalam pernafasan. Hal ini didasarkan pada temuan adanya dugaan gas freon yang terhubung dengan selang ke bagian organ pernafasan korban. Kematian mahasiswa tersebut seakan menabah jumlah daftar kematian yang terjadi di kalangan mahasiswa.

Langgeng Dapat Firasat dari Sandal Lukman

Dikirim oleh zenefale pada 19 September 2017 | Dari Surya, edisi Kamis 10 Agustus 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 37

Perasaan Langgeng Widodo sudah tidak enak sejak Jumat. Tetangga kamar Lukman Arifin, mahasiswa UB yang tewas di kamar kos Jalan Kertoraharjo Dalam itu mengaku ada hal yang aneh pada hari itu. Langgeng mengatakan salah satu kebiasaan yang selalu dilakukan Lukman adalah menaruh sandal bertumpukan antara bagian sebelah kanan dan kiri di luar kamar. Kebiasaan itu biasa Lukman lakukan ketuka berada dalam kamar kos.

Mahasiswa UB Tewas di Kos

Dikirim oleh zenefale pada 19 September 2017 | Dari Malang Post, edisi Rabu 9 Agustus 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 47

Indra penciuman warga di sekitar jalan Kerto Raharjo Ketawanggede, terganggu dengan bau tak sedap sejak hari Senin pagi lalu. Namun, bau menyengat yang dikira bangkai hewan tersebut ternyata berasal dari mayat Lukman Arifin 23 tahun, mahasiswa Sosiologi FISIP UB. Lukman ditemukan dalam keadaan tewas di dalam kamar kosnya. Wajahnya tertutup plastik dan terlihat selang yang menyambung ke freon.

Depresi hidup di Jepang, Putuskan Merantau ke Malang

Dikirim oleh zenefale pada 19 September 2017 | Dari Radar Malang, edisi Rabu 9 Agustus 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 37

Tasuku Lizuka memang asli orang Jepang. Namun, begitu berbicara Indonesia, logatnya bisa persis Arek Malang asli sehingga bisa dikatakan logat Jepangnya hilang. Ngomongnya pun lancar dan medok. Dosen FIB Sastra Jepang ini mengaku jatuh cinta berat dengan Malang.

Meredam Antivaksin

Dikirim oleh zenefale pada 19 September 2017 | Dari Republika, edisi Selasa 8 Agustus 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 31

Pekan Imunisasi Nasional (PIN) campak dan rubella yang digagas pemerintah tahun 2017 berpotensi mengalami kegagalan. Hal ini karena banyak kelompok masyarakat yang menolak memberi vaksin anaknya dan lebih dari itu mereka juga berkampanye mengajak orang lain untuk menolak vaksin melalui media sosial. padahal, dengan PIN ini pemerintah mencanangkan Indonesia bebas campak dan rubella pada tahun 2020.