Kemenkeu Harapkan Alumni Perguruan Tinggi Bisa Paham Lapangan

MoU UB dengan KemenkeuKepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Sumiyati, Ak., M.F.M berharap bahwa alumni perguruan tinggi tidak hanya mengenal teori-teori keuangan tapi juga paham bagaimana praktek pengelolaan keuangan di lapangan. Ia menyampaikan hal ini dalam kuliah umum dan penandatanganan kerjasama antara UB dan Kemenkeu, Kamis (21/7/2016).

Sebagai upaya mengenalkan praktek pengelolaan keuangan di lapangan, Kementrian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu) melalui Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangannya menggandeng mitra dari luar memberikan sosialisasi pengelolaan keuangan dalam bentuk penandatangan kerjasama.

Dikatakan Sumiyati, pada saat sudah dilaksanakan penandatanganan kerjasama maka Bandiklat keuangan akan mengirimkan tenaga pengajar kompeten untuk memberikan kuliah bagi mahasiswa, seperti tenaga pengajar dari Pusdiklat Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan, Pusdiklat Pajak, Pusdiklat Bea dan Cukai, Pusdiklat Kekayaan Negara dan Perimbangan Keuangan, dan Pusdiklat Keuangan Umum.

“Jika ada mata kuliah bersama, maka kami akan menerjunkan tim pengajar untuk memberikan pengajaran bagi mahasiswa sehingga ketika lulus mereka punya bekal yang cukup untuk memasuki dunia kerja. Ketika mereka sudah terjun ke dunia kerja, dalam hal ini dunia lapangan, alumni perguruan tinggi bisa tahu apa yang diimplementasikan di keuangan negara. Mereka diharapkan tidak hanya mengejar degree program tapi juga harus tahu lapangan,” kata Sumiyati.

Dengan adanya MoU, diharapkan pengembangan pengajaran bisa menjadi center of excellence untuk penelitian dan diklat. [Oky Dian/Humas UB]