In-House Training untuk Staf Perpustakaan dan Ruang Baca UB

Perpustakaan Universitas Brawijaya (UB) sukses mengadakan In-House Training pada (24/1/2024) di Ruang Pertemuan 1 Gedung Perpustakaan UB Lantai 1. Kegiatan ini diikuti oleh staf Ruang Baca dari seluruh fakultas di UB dan staf Perpustakaan UB, dengan tujuan meningkatkan keterampilan dan kompetensi mereka dalam memberikan bimbingan kepada mahasiswa dalam menyusun penelitian atau Tugas Akhir. Pelatihan internal ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengetahuan baru kepada staf Ruang Baca dan Perpustakaan agar mereka lebih mampu memberikan bantuan yang efektif kepada mahasiswa.

In-House Training ini ini dipandu oleh Cuikitalia S.E., M.M. dan melibatkan pemateri yang ahli di bidangnya, yaitu para pustakawan Perpustakaan UB.

Pitoyo Widhi Atmoko, S.Si,. M.Si membahas pemanfaatan Chat GPT dalam mendukung proses penelitian mahasiswa, memberikan wawasan tentang teknologi kecerdasan buatan yang dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dalam mencari informasi. Beberapa staf Ruang Baca yang belum memiliki akun di Chat GPT didampingi dalam proses registrasi. Dalam materi ini, Pak Pitoyo membagikan tips bagaimana memanfaatkan Chat GPT secara maksimal dalam penulisan penelitian dan tugas akhir.

Ir. Heri Prayitno memberikan materi tentang Mendeley, yaitu sebuah platform manajemen referensi yang sangat berguna dalam menyusun penelitian. Ir. Heri Prayitno memberikan panduan praktis dan tips untuk memaksimalkan penggunaan Mendeley, sehingga staf Ruang Baca dapat membantu mahasiswa mengelola referensi dengan lebih efisien. Salah satu manfaat dari Mendeley, bisa membantu kita dalam membuat Daftar Pustaka secara akademis dengan benar dan cara yang lebih efektif.

Prayoga Rizky W., S.AP membahas penggunaan iThenticate sebagai alat untuk mendeteksi plagiarisme dalam karya ilmiah mahasiswa. iThenticate adalah pengganti dari Turnitin yang selama ini sudah dipergunakan kalangan civitas akademika UB dalam mendeteksi plagiarism. Dengan pemahaman yang baik tentang iThenticate, staf Ruang Baca dapat memberikan panduan kepada mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah yang orisinal dan akademis.

Kepala Perpustakaan UB, Dr. Iwan Permadi, S.H., M.Hun, menyampaikan tujuan dari In-House Training ini, “Kami ingin memastikan bahwa staf Ruang Baca dari setiap fakultas di UB memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mendampingi mahasiswa dalam menyusun penelitian atau Tugas Akhir. Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap mereka dapat memberikan bimbingan yang lebih efektif dan berkualitas kepada mahasiswa.”

Peserta diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam pengetahuan mereka dan meningkatkan keterampilan dalam menghadapi tantangan yang mungkin dihadapi oleh mahasiswa dalam proses penelitian. In-House Training ini diharapkan menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan UB.

“Materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan kami selaku petugas ruang baca di fakultas yang kerap kali diminta bantuan oleh mahasiswa tentang bagaimana membuat sitasi otomatis, mencari sumber referensi secara otomatis dari sebuah tulisan yang ada, dan sebagainya,” ujar Nur Fajriyah Saadah, A.Md., staf Ruang Baca Fakultas Hukum.

Fajriyah berharap pelatihan ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan, karena hal ini menjadi wadah yang baik bagi staf Ruang Baca untuk berkembang dan menambah wawasan terkait pengelolaan perpustakaan, dan saling berdiskusi dan bertukar pikiran terkait pemecahan masalah yang dihadapi para staf Ruang Baca.

Partisipasi staf Ruang Baca dari berbagai fakultas diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih kolaboratif dan mendorong peningkatan kualitas layanan di ruang baca. Dengan meningkatnya kompetensi staf, diharapkan mereka dapat menjadi sumber daya yang lebih berharga dalam mendukung keberhasilan akademis mahasiswa. Dengan begitu In-House Training ini dapat memberikan dampak positif dan memberdayakan staf Ruang Baca sebagai garda terdepan dalam mendukung mahasiswa UB. (*/OKY/Humas UB).