FISIP UB Anugerahkan Gelar Doktor Honoris Causa kepada Surya Paloh

Konferensi Pers pemberian gelar doktor kehormatan Honoris Causa (H.C) bidang Sosial Politik kepada Surya Dharma Paloh

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP-UB) menganugerahkan gelar doktor kehormatan atau Honoris Causa (H.C) bidang Sosial Politik kepada Surya Dharma Paloh, Senin (25/06/2022), di gedung Samantha Krida.

Dekan FISIP Dr. Sholih Mu’adi, S.H., M.Si pada jumpa pers di hari yang sama menuturkan, pemberian gelar Doktor H.C ini merupakan yang pertama dilakukan oleh FISIP UB. Oleh karena itu, penyematan gelar kehormatan dilakukan dengan penuh pertimbangan.

“Doktor H.C diberikan kepada seseorang yang dianggap bukan saja memiliki jasa besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan melalui gagasannya, namun juga karena seseorang tersebut memiliki tindakan atau jasa yang luar biasa bagi perkembangan kemajuan atau kemakmuran, dan kesejahteraan bangsa Indonesia secara khusus dan umat manusia pada umumnya,” jelas Sholih.

Disampaikan Sholih, terdapat empat pertimbangan untuk pengusulan gelar Doktor H.C kepada Surya Paloh. Pertama, Surya Paloh, sebagai tokoh yang telah berpengalaman di dunia pers dan media, telah terbukti berjasa dan berperan aktif dalam meneguhkan demokratisasi di Indonesia melalui inovasi di bidang pers dan media.

“Tindakannya ini mampu mendorong diseminasi informasi publik secara inklusif sehingga memungkinkan hadirnya ruang publik yang lebih egaliter bagi masyarakat luas,” jelasnya.

Pertimbangan kedua adalah Surya Paloh, yang juga menjadi salah satu pimpinan sebuah partai di Indonesia, telah berjasa mendorong iklim politik kebangsaan yang lebih berintegritas dengan memperkenalkan gagasan Restorasi Indonesia dan tradisi baru, yakni politik tanpa mahar.

Sementara itu alasan ketiga yaitu Surya Paloh sudah membuktikan dedikasinya pada bidang kemanusiaan dan budaya yang ditunjukkan melalui misi penyelamatan WNI yang disandera kelompok militan di Filipina.

Sedangkan pertimbangan yang terakhir karena sosok Surya Paloh secara sah telah diakui sebagai seorang negarawan oleh pemerintah, baik sebagai tokoh pers maupun seorang yang telah luar biasa berjasa di bidang jurnalistik, politik, budaya, dan kemanusiaan.

“Perannya sangat bermanfaat bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa dan negara, dibuktikan dengan pernah menerima anugerah tanda kehormatan Bintang Mahaputera Utama oleh Presiden Republik Indonesia sebagai Tokoh Pers Nasional. Beliau juga pernah menerima gelar kehormatan adat dari banyak daerah di Indonesia dan tokoh komunikasi lintas budaya. Bahkan beliau juga dianugerahi Profesor Kehormatan dari Beijing Foreign Studies University, China,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, Surya Dharma Paloh menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Meneguhkan Politik Kebangsaan”. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Presiden RI 2004-2019 Dr. (HC) Drs. H. Jusuf Kalla, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Prof. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc, Menteri Pertanian RI Prof. Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M.Si., MH, Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel, beberapa Kepala Derah, serta pimpinan universitas dan fakultas di UB. [Irfan/Irene]