FIB Gandeng IC-Tech Japan untuk Magang Bersertifikat

Hamamah, Ph.D., Dekan FIB UB, dan Hitoshi Ogura, Direktur IC-Tech Japan
Hamamah, Ph.D., Dekan FIB UB, dan Hitoshi Ogura, Direktur IC-Tech Japan

Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya (UB), Hamamah, Ph.D., dan Direktur IC-Tech Japan, Hitoshi Ogura, menandatangani kesepakatan Kerjasama terkait Magang Bersertifikat. Penandatanganan kesepakatan Kerjasama ini turut disaksikan oleh Dekanat, IRO, Tim MBKM, dosen native, dan perwakilan IC-Tech Indonesia di Ruang Rapat Lantai 6 Gedung A FIB UB pada Selasa (9/8/2022).

IC-Tech Japan yang terletak di Komaki City, Aichi Prefecture, merupakan perusahaan sub kontraktor di bidang teknologi informasi yang membawahi beberapa cabang usaha di beberapa Negara Asia. Bidang usahanya antaralain food and beverages, auto parts and manufacturing, security service for building, creative industry, interior design, website, mobile apps design and development, dan sebagainya.

Kerjasama ini bertujuan menggabungkan SDM yang bisa berbahasa Jepang dengan dunia kerja yang berada di bidang usaha mitra IC-Tech. Mahasiswa magang dapat menempati posisi kerja sebagai penerjemah (tulis), data inputters, social media optimization, dan staf kantor.

Masa kontrak magang kurang lebih satu tahun. Sebelum masa magang dimulai, IC-Tech akan memberikan pembekalan kepada mahasiswa. Jika ada sepuluh calon mahasiswa magang, IC-Tech bersedia datang ke FIB UB untuk memberi pembekalan. Pembekalan diantaranya tentang solusi permasalahan kesulitan hidup di Jepang, culture shock, language barrier, dan lain-lain.

Dekan FIB UB dan Direktur IC-Tech Japan Tandatangani Perjanjian Kerjasama
Dekan FIB UB dan Direktur IC-Tech Japan Tandatangani Perjanjian Kerjasama

Dalam pertemuan ini, kedua pihak membahas dan menyepakati beberapa poin kerjasama. Mahasiswa diharapkan telah memenuhi persyaratan, yaitu telah lulus N3-N2 dan pada semester 5 atau telah menempuh 80 SKS. Mata kuliah di semester 5-8 dapat direkognisi dengan kegiatan magang tersebut sejumlah 20 SKS.

Adapun tanggung jawab yang akan diberikan IC-Tech yaitu memenuhi semua akomodasi yang meliputi biaya hidup, uang saku, tiket PP, asuransi kesehatan dan kecelakaan, dan biaya transportasi. Selain itu, jika mahasiswa melakukan kerja lembur, maka IC-Tech juga berkewajiban untuk membayar kerja lembur tersebut.

Setelah kedua pihak menentukan kesepakatan, penandatanganan perjanjian kerjasama dilakukan. Perjanjian kerjasama ini berlaku selama lima tahun ke depan.

“Mari kita membuat hubungan bukan antar negara tapi antar manusia untuk menciptakan kondisi yang bagus bagi kita semua. Mari kita buat pertemuan ini dengan membuat semua terwujud dan kita dapat menjadi yang terbaik di Asia,” ungkap Hitoshi Ogura. [dts/Humas UB}