Unit Pengembangan Bahasa Universitas Brawijaya (BLC) Gelar Musyawarah APPBIPA Jawa Timur

Rektor UB Prof. Bisri  secara resmi membuka  Musyawarah Daerah APPBIPA Tingkat Provinsi Jawa TimurUnit Pengembangan Bahasa Universitas Brawijaya (Brawaijaya Language Center / BLC), bekerja sama dengan APPBIPA Cabang Jawa Timur menggelar Musyawarah Daerah Tingkat Provinsi Afiliasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia Untuk Penutur Asing (APPBIPA) Jawa Timur yang diadakan pada Jumat (29/7/2016) di Ruang Jamuan Lantai 6 Gedung Rektorat UB.

Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 50 peserta yang merupakan pengurus APPBIPA dari 20 Universitas negeri dan swasta se-Jawa Timur ini dihadiri oleh antara lain Ketua Unit Pengembangan Bahasa (BLC) Dr. Sugeng Susilo Adi, M.Hum., Penasehat APPBIPA Pusat Dr. Widodo, A.S., Ketua APPBIPA Cabang Jawa Timur Dr. Arif Budi Wurianto, M.Si., serta hadir pula Rektor UB Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS, yang pada kesempatan tersebut juga secara resmi membuka jalannya musyrawarah.

Dutemui PRASETYA, Ketua BLC Dr. Sugeng Susilo menjelaskan bahwa musyawarah ini diadakan untuk meningkatkan dan memperluas jaringan kerjasama UB, Khususnya Unit Pengembangan Bahas (BLC) dengan APPBIPA Jawa Timur. Selain itu juga untuk memberikan dukungan terhadap program APPBIPA Jawa Tumur dan Pusat dalam rangka Internasionalisasi Bahasa Indonesia.

“Berdasarkan SK Rektor Universitas Brawijaya nomor 263 Tahun 2016, saat ini di UB telah terbentuk tim pengelola BIPA yang berada dalam manajemen Unit Pengembangan Bahasa (BLC). Dengan terbentuknya BIPA di UB, kami berharap BIPA UB dapat terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan yang diprakarsai oleh BIPA Pusat maupun BIPA Cabang Jawa Timur dan juga siap dalam ikut menyumbangkan tenaga dan pikiran kami demi terciptanya internasionalisasi Bahasa Indonesia,” jelas Sugeng.

Rektor UB dalam sambutannya menjelaskan bahwa selama ini UB mendorong terbentuknya pusat bahasa di UB. Melalui Unit Pengembangan Bahasa (Brawijaya Language Center) pada 2015 dan juga terus munculnya BIPA UB pada tahun 2016, Bisri berharap akan terbentuk ketahanan Bahasa Indonesia seperti halnya Ketahanan Jurnal di UB, yang nantinya diharapkan selain dapat membantu UB menuju World Class University, juga dapat  mendorong program ketahanan Bahasa Indonesia sehingga bahasa Indonesia juga bisa menjadi bahasa internasional

“Harapan saya dengan adanya Unit Pengembangan Bahasa dan juga BIPA UB dapat membantu mahasiswa asing yang belajar di UB. Selain itu, untuk memperkenalkan Bahasa Indonesia ke dunia luar, juga untuk membantu dan membekali mereka agar bisa lebih mudah memahami kuliah di UB dengan menggunakan Bahasa Indonesia. Saya juga berharap kedepan hal ini dapat  membantu bahasa kita untuk menjadi bahasa yang mendunia,”kata Bisri. [ronny/Humas UB]