UB Laksanakan PK2MU 2019

Universitas Brawijaya (UB) menyelenggarakan serangkaian kegiatan Rangkaian Acara Jelajah Almamater Brawijaya (RAJA Brawijaya).

 Kegiatan dibagi dalam tiga rangkaian, yaitu Pengenalan Kehidupan Kampus Universitas Brawijaya (PKKMU), Pengenalan Budi Pekerti dan Kepemimpinan (PBPK), serta Open House.

Kegiatan PPKMU yang dilaksanakan selama (13/8-15/8/2019) diadakan untuk mengenalkan kehidupan kampus sebelum Maba menjalani perkuliahan.

Agenda hari pertama (13/8/2019) adalah upacara penerimaan Maba yang diikuti 13.000 peserta, dibuka oleh Rektor UB Prof.Dr.Ir. Nuhfil Hanani AR, MS dihadiri jajaran pimpinan universitas, fakultas dan lembaga. Acara ini dipusatkan di lapangan rektorat UB.

Dalam pidatonya Nuhfil mengatakan bahwa selama belajar di UB mahasiswa akan dalam aspek kognitif (pikir), afektif (sikap), dan psikomotorik (keterampilan) oleh para dosen yang terdidik di bidang ilmunya dengan kualitas sebagai pendidik, pengajar dan pembimbing. “Saya berharap nantinya saudara akan menjadi alumnus UB yang mempunyai kemampuan dan keahlian ilmiah, sikap, dan integritas terampil serta terpuji, tidak saja sebagai job seeker (pencari kerja), tetapi sebagai job creator (pencipta pekerjaan),”kata Nuhfil.

Tema RAJA Brawijaya tahun 2019 ini adalah  “Gerak Brawijaya, Lestari Indonesia”, yang  mengangkat nilai budaya dan lingkungan, dengan sub tema  semangat keilmuan Brawijaya muda untuk meningkatkan pola pikir kritis, kreatif, dan solutif dalam membawa perubahan pada negeri.

Acara PKKMU diisi dengan berbagai atraksi menarik, antaralain tarian nusantara yang melibatkan 70 penari yang akan tampil sebagai bentuk penerapan nilai budaya di bumi Brawijaya. Acara lain berupa paduan suara oleh PSM, Marching Band, IMPALA, dan atraksi 10 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di UB.

Sementara itu, dalam kegiatan PK2MU kali ini akan ada pemecahan MURI permainan perkusi terbanyak yang akan dilakukan sebanyak 13.000 orang.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap gizi anak dan lingkungan, panitia menugaskan kepada mahasiswa baru untuk membawa susu untuk disumbangkan kepada orang yang membutuhkan. Susu yang terkumpul akan akan disalurkan oleh panitia bekerja sama dengan ACT.

Untuk mengatur 13.000 maba, panitia membagi kedalam 24 klaster, masing-masing klaster terdiri 600 orang.  Mobilisasi maba untuk memasuki kampus dimulai pukul 04.45 dan dijadwalkan acara selesai pukul 16.00. (Humas UB).

 

 

  From Siaran Pers