Sinergi ABGC Jadi Topik Pembuka dalam ICAMBBE 2016

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Perpaduan antara konsep Academic Bisnis Government dan Community (ABCG) menjadi topik pembuka dalam 3rd International Conference of Advance Molecular Bioscience and Biomedical Engineering (ICAMBBE) 2016 yang diadakan di ruang Oryza Guest House UB, (4/8-5/8/2016). Konsep ABCG dijelaskan Dirjen Kefarmasaian dan Alat Kesehatan Dra. Maura Linda Sitanggang, Ph.D dalam pidato pembukannya di depan peserta seminar internasional ICAMBBE.

Dia  mengatakan bahwa dalam sebuah penelitian jika hanya sampai pada tahap laboratory scale keberhasilannya masih dianggap lima puluh persen. Hal ini karena belum bisa mencapai tahap komersialisasi.

Pada konsep Academic, perguruan tinggi berperan dalam menghasilkan sumber daya manusia dan inovasi. Inovasi-inovasi tersebut harus diarahkan pada produk yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Sehingga perlu adanya hilirisasi.

 “Agar produknya bisa sampai kepada masyarakat, perguruan tinggi harus berkolaborasi dengan Bisnis atau industri dalam hal pemasaran. Sebaliknya, dalam ber-bisnis juga harus punya mindset ke hulu dan tidak sekedar untuk melakukan perdagangan. Industri juga berpartner dengan perguruan tinggi dalam menghasilkan produk dan sumber daya manusianya,” kata Dra. Maura Linda Sitanggang.

Sementara pada konsep Government atau pemerintah berperan dalam regulasi atau pengaturan dan pengawasan. Community atau komunitas, seperti tenaga kesehatan juga diharuskan rasional menggunakan produk sesuai dengan takarannya.

Seminar internasional ICAMBBE dilaksanakan dengan mengambil tem “Tetrahelix Synergism Of Life Sciences Research  To  Support Sustanable Development Goals” dengan mengundang berbagai pemateri para ahli atau pakar di bidang Biomoleculer, Biochemical Engineering, Animal Sciences, Pharmateutical dan Biomedical Science dari berbagai negara, seperti USA, Jepanng, Malaysia, dan Thailand. Dra. Maura Linda Sitanggang, Ph.D diundang sebagai Keynote speaker dalam seminar internasional tersebut. [Oky Dian/Humas UB]