Rektor Lantik DPM serta Presiden dan Wakil Presiden EM Periode 2022

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani, AR., MS., pada Senin (21/2/2022) melantik Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) beserta 17 anggotanya, Presiden Eksekutif Mahasiswa (EM), serta Wakil Presiden EM periode 2022,

Kegiatan yang digelar secara daring dan luring di Rektorat Lantai 1 ini dihadiri juga oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Dr. drh. Aulanni’am, DES., dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa Prof. Dr. Drs. Abdul Hakim, M.Si., serta jajaran staf ahli Bidang Kemahasiswaan dan pimpinan bagian Kemahasiswaan UB.

Terpilih sebagai Ketua DPM yaitu Fachrozi Reza Herdian (FISIP UB), Presiden EM Muhammad Nurcholis Mahendra (FISIP UB), dan Wakil Presiden EM Annisa Nur Fitriana (FIA UB). Pengesahan sendiri tertuang dalam Surat Keputusan Rektor Universitas Brawijaya Nomor 3987 Tahun 2022, tentang pengesahan Ketua dan Anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Brawijaya Periode 2022 dan Nomor 3986 Tahun 2022, tentang Pengesahan Presiden dan wakil Presiden Eksekutif Mhasiswa Universitas Brawijaya Periode 2022.

Dalam Sambutannya, Rektor mengingatkan bahwa menjadi DPM serta EM di Universitas Brawijaya merupakan tanggung jawab yang besar, mengingat UB memiliki jumlah mahasiswa yang besar (kurang lebih berjumlah 70 ribu) yang merupakan terbesar di Indonesia. UB juga memiliki prestasi yang baik dimana saat in UB telah terakriditasi unggul. Juga dalam bidang kemahasiswaan UB memiliki prestasi sebagai perguruan tinggi peringkat unggul yaitu terbaik kedua seluruh Indonesia.

“Oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPM dan Presiden EM periode 2021 beserta jajarannya atas hasil kerja dan pengabdian kepada UB, yang mengantarkan UB mejadi peingkat unggul atau terbaik kedua nasional. Dan juga tak lupa saya sampaikan ucapan selamat kepada Ketua DPM dan anggota serta Presiden dan Wakil Presiden EM periode 2022,” ujar Rektor.

Selain itu Rektor juga berpesan agar kedepan tetap bersama-sama menjaga kekompakan sehingga bersama bisa membangun UB menjadi perguruan tinggi yang disegani tidak hanya di Indonesia tetapi juga merambah ke tingkat dunia.

“UB saat ini adalah perguruan tinggi berstatus PTNBH, dimana ada perwakilan dari mahasiswa dalam anggota Majelis Wali Amanah. Mudah-mudahan  kita bisa bekerja sama secara baik dan diharapkan dapat menampung dan menyalurkan aspirasi mahasiswa dalam kebijakan-kebijakan untuk membangun UB menjadi lebih baik lagi, “pungkasnya. (ronny/humasub)