Program Profesi Insinyur Mengukuhkan 100 Insinyur Baru

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI), Departemen Profesi Keinsinyuran, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) kembali mengukuhkan insinyur-insinyur Indonesia pada hari ini, Rabu, (21/12/2022).

Dalam laporannya Dekan FTUB melaporkan  terdapat sebanyak 93 Calon Insinyur Angkatan ke-9 dan susulan sebanyak 7 Calon Insinyur Angkatan ke-8 yang siap untuk dikukuhkan dan diambil sumpahnya menjadi Insinyur.

“Semua peserta telah memenuhi semua persyaratan akademik dan administrasi untuk menjadi Insinyur,” ujar Prof. Ir. Hadi Suyono, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.

Sebanyak 100 wisudawan PSPPI ini diambil Sumpah Insinyurnya di hadapan Pimpinan Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Pimpinan Universitas, dan Pimpinan Fakultas secara hybrid, luring di Auditorium Prof. Ir. Suryono dan daring melalui media zoom.

Hadir di Auditorium lantai 2 Gedung FT UB, Rektor UB Prof. Widodo, S.Si.,M.Si.,Ph.D.Med.Sc., Ketua PII Jawa Timur Prof. Dr. Ir. Muhammad Bisri, MS., Ketua PII Cabang Malang Prof. Ir. Ludfi Djakfar, MSCE., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., segenap Wakil Dekan, segenap Ketua Departemen di lingkungan FTUB, serta segenap dosen PSPPI FTUB.

Turut hadir melalui media zoom, Sekjend Persatuan Insinyur Indonesia Pusat, Ir. Bambang Goeritno, M.Sc., MPA., IPU.

Pada laporannya, Dekan FT UB mengatakan seluruh calon insinyur hari ini telah memenuhi semua persyaratan akademik dan administrasi untuk menjadi seorang insinyur.

Penilaian dilakukan melalui asesmen portofolio dari peserta didik menggunakan mekanisme Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Berdasarkan kelompok Bidang Keahlian, calon insinyur yang diwisuda hari ini terdiri dari 10 bidang keahlian; Teknik Sipil/Bangunan 21 orang, Teknik Pengairan 5 orang, Teknik Elektro 9 orang, Teknik Industri 6 orang, Teknik Mesin 7 orang, Teknik Komputer & Informatika 10 orang, Arsitektur 9 orang, Pertanian & Teknologi Pertanian 1 orang orang, Peternakan 17 orang, lain-lain (Mipa, Fisika, Kimia, Geodesi, Geologi) 15 orang.

Para peserta pengukuhan tersebut berasal dari beragam profesi dan instansi seperti Akademis/Dosen (51 orang), BUMN/Perusahaan (17 orang), Konsultan/Kontraktor (26), Kementrian Dalam Negeri (3 orang), dan Kementerian PUPR (3 orang).

“Hingga saat ini PSPPI UB telah menghasilkan 589 insinyur,” katanya.

Sesuai dengan UU Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran, Insinyur adalah gelar yang diberikan oleh Perguruan Tinggi bagi lulusan setelah mengikuti pendidikan profesi Pasca S1.

Gelar Insinyur ini menjadi penting bagi para praktisi keinsinyuran, karena pasal 10 menyebutkan “Setiap Insinyur yang akan melakukan Praktik Keinsinyuran di Indonesia harus memiliki Surat Tanda Registrasi Insinyur”.

Hal ini disampaikan oleh Ir. Bambang Goeritno pada sambutannya usai pengambilan Sumpah Insinyur, Penyematan Helm Insinyur.

“Bagi yang diwisuda hari ini saya ucapkan selamat, Saudara sudah memenuhi salah satu syarat untuk mendapatkan ijin praktik yang sah dan legal sesuai perundangan yang berlaku di Indonesia,” ujar Ir. Bambang.

Pada kesempatan yang sama Rektor UB, Prof. Widodo