Prof. Dr. Dra. Erwin Saraswati, M.Acc Dikukuhkan

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Prof. Dr. Dra. Erwin Saraswati, M.Acc

Prof. Dr. Dra. Erwin Saraswati, M.Acc dikukuhkan sebagai Profesor dalam bidang Ilmu Akuntansi, Senin (11/12/2023), di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya (UB). Ia merupakan Profesor aktif ke-27 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan ke-196 di UB, serta Profesor ke-355 dari seluruh Profesor yang telah dihasilkan UB

Ia membuat konsep untuk strategi Corporate Social responsibility (CSR) dengan modifikasi Creating Share Value (CSV) yang bernama Creating Value Responsibility (CVR).

Perusahaan melaksanakan kegiatan CSR nya sebagai strategi agar dapat dilegitimasi sesuai harapan masyrakat, sehingga dapat meningkatkan nilai-nilai sosial. Namun kualitas laporan CSR (keberlanjutan) dinilai lebih bersifat simbolis dari pada substantif, dan terkadang tidak sesuai dengan core bisnisnya, serta mengabaikan materialitas yang diharuskan oleh GRI Standard.

Creating Share Value (CSV) dianggap lebih baik daripada CSR, terutama dalam tiga hal. Pertama, CSR memberikan nilai berbuat baik (doing good), sedangkan CSV lebih menciptakan nilai; kedua CSV mengintegrasikan aktivitas ekonomi perusahaan; dan terakhir CSV merupakan bagian dari masyarakat.

Prof. Dr. Dra. Erwin Saraswati, M.Acc

Namun konsep ini banyak mendapatkan kritikan, salah satunya lebih menekankan ekonomi perusahaan, berarti mendukung kapitalisme. Selain itu, CSV mengubah istilah tanggung jawab (responsibility)  menjadi penciptaan nilai (creating value). Dengan demikian CSV merupakan bagian dari perusahaan, bukan elemen tambahan dari core bisnis perusahaan seperti CSR.

Prof. Erwin mengembangkan Konsep CVR dengan konsep CSV. Ia mengembangkan konsep CVR dengan mengintegrasikan konsep fair-trade yang lebih menitiberatkan aspek sosial dan ramah lingkungan, serta sesuai dengan budaya Indonesia untuk saling tolong menolong.

Hal ini menjadi keunikan, karena para pemangku kepentingan memiliki rasa tanggung jawab terhadap sesama pemangku kepentingan. Oleh karena itu, gagasan CVR ini mempunyai keunggulan menciptakan strategi CSR yang dapat memberikan penciptaan nilai (value creation) bagi para pemangku kepentingan, serta mengurangi unsur kapitalisme dalam konsep CSV. [Irene]