Mimpi Wisudawan dari Kota Kecil di Jawa Timur ini Terwujud Berkat IISMA

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Foto Nurjihan Kansa Zalsabilla
Foto Nurjihan Kansa Zalsabilla

Mimpi Nurjihan Kansa Zalsabilla untuk bisa keluar negeri akhirnya terwujud berkat program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA). Wisudawan yang akrab dipanggil Jihan dari Prodi Sastra Inggris ini mengaku sempat pesimis terhadap mimpinya karena berasal dari Trenggalek, Jawa Timur.
“Saya dari MTs sudah bermimpi untuk belajar di luar negeri, tapi sempat berkecil hati karena saya berasal dari daerah kecil di selatan Jawa Timur. Pengalaman tersebut juga membuka wawasan global karena memiliki kesempatan untuk mewakili identitas saya sebagai warga Indonesia di luar negeri, dan juga untuk self-development saya sendiri,” kata Jihan.
Jihan juga mengaku melalui program tersebut dia bisa bertemu dengan banyak teman baru yang sangat membantu selama program berjalan. Bahkan hingga saat ini dirinya masih sering berkomunkasi dengan teman-temannya tersebut.
“Sepulangnya dari program, saya juga aktif menyosialisasikan program IISMA ke teman-teman mahasiswa lain di Indonesia dan mendampingi para pendaftar program dalam proses pembuatan esai. Ini adalah sebagai bentuk kontribusi balik saya kepada program IISMA yang diharapkan akan lebih dikenal dan diminati oleh para mahasiswa,” kata Jihan.

Wisudawan terbaik ber-IPK 3.93 dengan lama studi 3 tahun 11 bulan tersebut mempunyai segudang prestasi. Beberapa prestasi yang pernah diraihnya antara lain Open Octofinalist of NUDC 2022, the Best Speaker aDC UNRAM English Debate 2022, Semifinalist of SCDC English Debate 2022, Pre-Semifinalist and 9th Best Speaker of Credition 1.0 English Debate 2022, IISMA Awardee at the University of York 2021, dan Champion of English Debate MTQ UB 2021.
Disinggung terkait bagaimana membagi waktu antara kuliah dan kegiatan lain, Jihan mengaku harus mengutamakan kuliah diatas segala-galanya.
“Saya selalu mengutamakan akademik saya, karena bagaimanapun, tugas utama saya adalah untuk lulus kuliah. Kegiatan non-akademik saya biasanya saya lakukan di sela-sela kelas atau pada saat malam hari setelah selesai belajar materi kuliah. Memang ada beberapa saat di mana saya harus mengorbankan kuliah saya untuk mengikuti latihan lomba, namun saya selalu memastikan untuk izin kepada dosen dan tetap menjalankan kewajiban seperti mengerjakan tugas dengan baik dan tepat waktu,” katanya.
Dia menambahkan salah satu hal yang saya selalu lakukan ketika memiliki agenda padat adalah membuat to-do-list harian dan upcoming-agenda yang masih jauh-jauh hari namun merupakan acara penting, agar semua tugas saya terlaksana dengan baik.
Untuk kedepan Jihan berharap kedepan masih bisa berkontribusi terhadap masyarakat dengan cara memperkenalkan lebih lanjut mengenai pentingnya mampu berbahasa Inggris dalam berbagai sektor.
“Tidak hanya dalam dunia pendidikan, namun juga perdagangan internasional, yang juga akan berkaitan dengan kemakmuran hidup Masyarakat,” katanya.

Lulus Vokasi UB, Belum Satu Bulan Sudah Bekerja

Foto Farhan Indra Dwi Putra
Foto Farhan Indra Dwi Putra

Farhan Indra Dwi Putra merupakan salah satu wisudawan periode II Tahun Akademik 2023/2024 dari Fakultas Vokasi program studi Keuangan dan Perbankan Universitas Brawijaya. Ia terpilih sebagai wisudawan terbaik fakultas di periode ini yang diselenggarakan Minggu (27/8/2023) dengan IPK 3,95 dan masa lulus 2 tahun 6 bulan.
Lulus di bulan Mei 2023, Farhan sudah diterima bekerja di Puninar Logistics (Triputra Group) Tax Compliance Staff. Ia merasa sangat bersyukur karena bisa bekerja tidak lama setelah lulus.
“Bermodal pengetahuan dan pengalaman yang saya dapat selama UB saya bisa diterima di salah satu perusahaan swasta terbaik di Jakarta Timur,” ujar wisudawan asli Bandar Lampung ini. Ia juga menyampaikan gaji yang didapatkannya pun diatas gaji UMR Jakarta.

Selama menjadi mahasiswa minat Perpajakan UB dirasakannya sangat berkesan. Diantaranya ia menceritakan pernah mendapatkan Best Presentation Karya Tulis Ilmiah yang diselenggarakan Universitas Negeri Medan serta Top 5 Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA).
Selain mengasah kemampuan di bidang Akademik, Farhan juga mengikuti kegiatan kemahasiswaan seperti Himpunan Mahasiswa Perpajakan Vokasi. Selain itu ia juga aktif di organisasi mahasiswa daerahnya Forum Daerah Mahasiswa Sumatera Selatan.
Pilihan minatnya di Perpajakan awalnya menjadi tantangan selama kuliah karena waktu Sekolah Menengah Atas (SMA) ia dari jurusan IPA. “Namun hal tersebut tidak mematahkan semangat saya untuk terus tetap belajar mengasah kemampuan agar bisa bersaing dengan teman-teman yang lain,” ujarnya.
Ia juga memanfaatkan kewajiban magang dari fakultas untuk mengasah pengetahuan dan kemampuannya. Saat magang ia memilih di salah satu Kantor Konsultan Pajak di Malang.
Kesempatan magang juga membuatnya cepat mengerjakan tugas akhirnya yang mengambil judul Implementasi Pemanfaatan Pengembalian Pendahuluan atas PPN Lebih Bayar pada PT A. Tugas akhir ini ia ambil karena menurutnya percepatan restitusi melalui Pengembalian Pendahuluan dengan menggunakan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 209/PMK.03/2021 perlu wajib pajak ketahui. Ini karena fasilitas ini dapat mempermudah wajib pajak dalam melakukan restitusi dan hanya memakan waktu singkat. Dengan adanya pengembalian pendahuluan, Perusahaan dapat mengalokasikan tambahan aliran kas tersebut untuk pendanaan kegiatan usahanya di tahun pajak berikutnya. (*/Humas UB).