Menginspirasi Budidaya Cacing Tanah Guna Kurangi Sampah Organik

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Mahasiswa dari Fakultas Pertanian (FP), Universitas Brawijaya (UB), yang bergabung dalam tim ECOLIVING, menghadirkan sebuah inovasi untuk upaya pengurangan sampah makanan di dusun Jurang Kuali desa Sumber Brantas, Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur yang bekerja sama dengan 15 ibu rumah tangga dan 5 kaum muda. Tim didampingi oleh bapak Dr. Budi Waluyo, S.P., M.P dengan menawarkan program Penguatan Jiwa Zero waste dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Bumaji Kota Batu Melalui Budidaya Cacing berbasis Smart Integrated Zero waste.

Tim PKM-PM ECOLIVING yang diketuai oleh Risa Salsabilla (Agroekoteknologi 2021) Bersama Hafiz Okta Ramadhan, Wahyu Rizki Pratama, dan Zulfikar Dabby Anwar telah menyelenggarakan kegiatan EcoAction I dan EcoAction II untuk memberikan edukasi dan pelatihan terkait manajemen sampah dengan pemanfaatan cacing tanah melalui partisipasi ibu rumah tangga dan kaum muda. Kegiatan tersebut berlangsung selama 6 minggu mulai bulan Juni sampai September dengan total 23 kali monitoring dilaksanakan.

Sebagai perluasan dari konsep Zero waste, kegiatan EcoAction I dan EcoAction II juga memberikan edukasi terkait pengelolaan sampah anorganik melalui konsep Smart Integrated Zero waste serta teknik pengelolaan sampah lainnya.  Pelaksanaan EcoAction I mengundang Ghufron yang menjadi narasumber terkait pengelolaan sampah organik rumah tangga. Tidak hanya itu, pada EcoAction II ECOLIVING melibatkan pihak Bank Sampah Malang untuk menguatkan pemahaman terkait sistem pengelolaan sampah. Kegiatan ini turut mengundang Ibu Efrida Hartini, A.Md serta Bapak Yusuf Karyawan yang menjadi narasumber dalam topik tersebut.

 Manfaat kegiatan ECOLIVING telah dirasakan oleh Arik, salah satu peserta dalam kegiatan ini. Arik merasa bahwa sebenarnya sampah rumah tangga yang dihasilkan juga bisa dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai guna dan jual

“Yang kita tahu ya hanya pengolahan sampah menjadi kerajinan saja mas, ternyata ada banyak sekali produk yang dapat kita olah dari sampah. Bahkan air hujan juga dapat diolah menjadi air minum. Harapannya kegiatan EcoAction bisa membawa angin segar dalam penerapan konsep Zero waste melalui pengelolaan sampah anorganik melalui bank sampah serta sampah organik melalui budidaya cacing tanah.

” ujar Arik.[pkmpm/pon/oki]