Mahasiswa UB Dapat Bantuan Kuota Internet Kemdikbud

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) kembali mendapatkan bantuan kuota data internet dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Dr. Drs. Abdul Hakim, M.Si menyampaikan, program bantuan kuota internet ini merupakan kelanjutan kebijakan Kemendikbud yang sudah diberikan tahun lalu. Namun berbeda dari tahun sebelumnya di mana setiap mahasiswa mendapat 50 GB per bulan, tahun ini setiap mahasiswa mendapat 15 GB per bulan.

“Penyesuaian jumlah kuota tersebut ditetapkan melalui evaluasi yang dilakukan oleh Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) terhadap penggunaan kuota oleh mahasiswa pada tahun 2021. Harapannya, mahasiswa dapat menggunakan bantuan kuota sesuai dengan fungsi yang diharapkan, yaitu untuk proses pembelajaran,” katanya.

Kepala Bagian Kemahasiswaan Dra. Susantinah Rahayu menuturkan, bantuan kuota internet diberikan kepada mahasiswa aktif semester genap yang tercatat di PDDikti.

“Pada saat daftar ulang di semester genap. Mahasiswa akan mengupdate nomor telepon seluler yang digunakan di SIAM. Di SIAM akan terlihat status mahasiswa yang aktif kuliah beserta nomor HP yang aktif digunakan. Mahasiswa yang tidak aktif, cuti, atau sudah lulus secara otomatis tidak akan mendapat bantuan kuota lagi,” jelasnya.

Koordinator Bagian Akademik dan Kerja Sama Heri Prawoto Widodo, S.Sos., M.AB menyampaikan, pada periode pemberian kuota bulan Maret hingga Mei 2021, UB mengajukan kuota pendidikan untuk 51 ribu mahasiswa dan 1.454 dosen.

“Kuota yang diberikan berupa kuota untuk all acces, tidak ada pembagian kuota umum dan kuota belajar seperti tahun sebelumnya,” terang Heri. [Irene]

  From Berita UB